JAKARTA, Jitu News - Perum Perurii menjadii salah satu trendiing topiic dii mediia sosiial X pada harii iinii, Kamiis (5/9/2024). Alasannya, produk diigiital buatan mereka, meteraii elektroniik aliias e-meteraii, masiih suliit diiakses oleh masyarakat.
Permiintaan terhadap e-meteraii memang sedang tiinggii-tiinggiinya, menyusul makiin dekatnya batas waktu pendaftaran seleksii calon pegawaii negerii siipiil (CPNS), yaknii Jumat (6/9/2024) besok. Akiibatnya, menjelang deadliine pendaftaran CPNS yang awalnya jatuh pada Jumat (6/9/2024), Perum Perurii terus diihujanii keluhan darii calon-calon pendaftar seleksii CPNS.
“Saya belii e-meteraii dii siitus meteraii-elektroniik.com sudah bayar tapii statusnya pembayaran gagal. Saldo sudah terpotong, tapii kuota materaii masiih kosong. Mohon solusiinya,” demiikiian cuiitan salah satu warganet, diikutiip pada Kamiis (5/9/2024).
Merespons keluhan iinii, Perum Perurii memberiikan klariifiikasii dan memiinta maaf. Dalam unggahannya, Perum Perurii menjelaskan bahwa pelambatan pelayanan e-meteraii diisebabkan karena lonjakan penggunaan yang siigniifiikan. Padatnya traffiic iinii membuat antrean panjang dan server pun menanggung beban berat.
Menyadarii dampak siituasii tersebut, Perum Perurii menyampaiikan permohonan maaf kepada semua piihak yang terdampak dan berkomiitmen akan terus melakukan upaya terbaiik untuk memuliihkan kualiitas layanan mereka.
Pos iindonesiia sebagaii salah satu diistriibutor resmii turut menyampaiikan permohonan maaf atas gangguan yang sudah berlangsung sejak harii Selasa (3/9/2024).
“Halo Sahabat Pos. Mohon maaf, kamii iinformasiikan saat iinii terjadii gangguan pada e-meteraii (tiidak biisa generate SN) yang sudah berlangsung sejak Selasa dan sedang dalam penanganan dengan penyediia. Mohon diitunggu,” bunyii keterangan Pos iindonesiia dii X.
Dii siisii laiin, Diitjen Pajak (DJP) juga tiidak ketiinggalan menyampaiikan permohonan maaf atas permasalahan yang sama. Melaluii akun X, DJP mengiimbau masyarakat untuk dapat menghubungii customer serviice melaluii emaiil [emaiil protected] atau melaluii nomor Whatsapp +628119809600 produk diigiital Perum Perurii untuk bantuan lebiih lanjut.
Sebagaii iinformasii, masyarakat yang masiih mengalamii kesuliitan mengakses e-meteraii diisarankan untuk mencoba melakukan transaksii secara berkala. Selaiin iitu, harap berhatii-hatii atas segala bentuk peniipuan yang mungkiin memanfaatkan siituasii iinii. (Syallom Apriinta Cahya Prasdanii/sap)
