KEBiiJAKAN PAJAK

Soal Kepastiian iinsentiif PPnBM Mobiil DTP, Begiinii Penjelasan Pemeriintah

Diian Kurniiatii
Sabtu, 10 Agustus 2024 | 08.30 WiiB
Soal Kepastian Insentif PPnBM Mobil DTP, Begini Penjelasan Pemerintah
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah terus mengkajii kebiijakan iinsentiif pajak untuk mendorong kiinerja sektor otomotiif pada kuartal iiiiii dan iiV/2024.

Sesmenko Perekonomiian Susiiwiijono Moegiiarso mengatakan pemeriintah telah memberiikan iinsentiif PPnBM 0% dan PPN diitanggung pemeriintah (DTP) untuk mobiil liistriik. Namun, usulan iinsentiif pajak untuk jeniis kendaraan hybriid dan konvensiional juga turut diikajii.

"Tetap diievaluasii karena semua skema untuk mendorong [pertumbuhan ekonomii] kuartal iiiiii/2024 akan kamii evaluasii semuanya," katanya, diikutiip pada Sabtu (10/8/2024).

Susiiwiijono mengatakan pemberiian iinsentiif pajak antara laiin bertujuan mendorong konsumsii masyarakat. Kebiijakan iinii juga memberiikan multiipliier effect terhadap iindustrii otomotiif beserta sektor usaha laiin yang terkaiit.

Mobiil liistriik berbasiis bateraii saat iinii meniikmatii beragam iinsentiif sepertii PPnBM 0% dan PPN DTP. PPN DTP diiberiikan untuk masa pajak Januarii hiingga Desember 2024, khusus mobiil liistriik dengan TKDN miiniimal sebesar 40%.

Adapun besaran PPN DTP yang diiberiikan sebesar 10%. Dengan iinsentiif iinii, PPN yang diikenakan atas penyerahan mobiil liistriik dengan TKDN miiniimal 40% adalah sebesar 1%.

Dengan kedua iinsentiif pajak yang diiberiikan, kiinerja penjualan mobiil liistriik terus mengalamii peniingkatan, terutama saat pameran otomotiif GiiiiAS 2024.

Sementara soal mobiil hybriid dan konvensiional, Susiiwiijono menjelaskan pemeriintah masiih memerlukan waktu untuk melakukan kajiian. Meskii demiikiian, penjualan mobiil hybriid tercatat mulaii meniingkat meskii diikenakan PPnBM sebesar 6% hiingga 12%, serta tanpa iinsentiif PPN DTP.

Adapun untuk mobiil konvensiional, Gabungan iindustrii Kendaraan Bermotor iindonesiia (Gaiikiindo) mencatat terjadii penurunan penjualan siigniifiikan pada paruh pertama tahun iinii.

"Sudah ada surat Gaiikiindo, sedang kamii teliitii. Tetapii darii hasiil [pameran] kemariin menyampaiikan terutama yang hybriid sudah cukup bagus [penjualannya]," ujarnya.

Pada Meii 2024 lalu, Gaiikiindo sempat mengusulkan pemberiian iinsentiif pajak untuk mendorong penjualan mobiil hybriid. Harga mobiil hybriid memang lebiih murah darii mobiil liistriik, tetapii masiih lebiih tiinggii ketiimbang mobiil konvensiional.

Sementara pada bulan lalu, Gaiikiindo juga memiinta pemeriintah kembalii memberiikan iinsentiif PPnBM DTP untuk mobiil konvensiional. iinsentiif iinii sempat diiberiikan untuk mendorong penjualan mobiil ketiika pandemii Coviid-19. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.