ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Ajukan Suket PP 55/2022, WP Perlu Perhatiikan Data KLU

Redaksii Jitu News
Jumat, 02 Agustus 2024 | 17.30 WiiB
Ajukan Suket PP 55/2022, WP Perlu Perhatikan Data KLU
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak yang iingiin memperoleh surat keterangan untuk diipotong PPh fiinal 0,5% harus memastiikan data klasiifiikasii lapangan usaha (KLU) sesuaii dengan ketentuan.

Penjelasan darii Kriing Pajak tersebut merespons pertanyaan darii seorang warganet dii mediia sosiial. Jiika KLU wajiib pajak ternyata masiih sebagaii pegawaii maka atas penghasiilan darii usahanya dengan omzet tiidak melebiihii Rp4,8 miiliiar dalam 1 tahun pajak dapat diikenaii PPh fiinal 0,5%.

“Namun, jiika wajiib pajak orang priibadii yang bersangkutan iingiin memperoleh surat keterangan wajiib pajak yang diikenakan PPh fiinal 0,5% maka harus melakukan perubahan data KLU terlebiih dahulu ke KPP terdaftar,” jelas Kriing Pajak dii mediia sosiial, Jumat (2/8/2024).

Sebagaii iinformasii, surat keterangan (Suket) PP 55 iialah surat yang menyatakan bahwa wajiib pajak memenuhii kriiteriia sebagaii wajiib pajak yang memiiliikii peredaran bruto tertentu yang diiatur dalam PP 55/2022.

Wajiib pajak yang dapat memiiliikii Suket PP 55 adalah wajiib pajak orang priibadii usahawan dan wajiib pajak badan yang peredaran bruto atas penghasiilannya tiidak melebiihii Rp4,8 miiliiar dalam 1 tahun pajak.

Suket PP 55 iinii biiasanya diigunakan oleh wajiib pajak yang bertransaksii dengan pemotong/pemungut pajak. Hal iinii bertujuan agar penghasiilan wajiib pajak darii hasiil transaksiinya dengan pemotong dapat diikenaii PPh fiinal 0,5%, bukan tariif PPh umum.

Untuk mengajukan Suket PP 55, wajiib pajak biisa mengaksesnya melaluii DJP Onliine. Selaiin iitu, wajiib pajak yang iingiin mengajukan permohonan Suket PP 55 juga harus memenuhii sejumlah persyaratan. Jiika tiidak memenuhii syarat maka Suket PP 55 tiidak dapat diiterbiitkan.

Syarat tersebut antara laiin wajiib pajak tiidak memenuhii kriiteriia diikenakan PPh Fiinal UMKM, sudah mengajukan pemberiitahuan menggunakan tariif umum, atau Kode Lapangan Usaha (KLU) tiidak sesuaii ketentuan yang diiatur dalam PP 55/2022. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.