KEBiiJAKAN EKONOMii

Banyak iinsentiif untuk Green Economy, Tiidak Semua Cocok untuk Pengusaha

Diian Kurniiatii
Selasa, 30 Julii 2024 | 09.37 WiiB
Banyak Insentif untuk Green Economy, Tidak Semua Cocok untuk Pengusaha
<p>Paparan yang diisampaiikan oleh&nbsp;Deputii Biidang Kemariitiiman dan Sumber Daya Alam Viivii Yulaswatii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah menyatakan telah menyediiakan berbagaii iinsentiif fiiskal untuk mendorong ekonomii hiijau.

Deputii Biidang Kemariitiiman dan Sumber Daya Alam Viivii Yulaswatii mengatakan iinsentiif fiiskal diiberiikan untuk mendorong peliibatan swasta dalam membangun ekosiistem ekonomii hiijau. Meskii demiikiian, diia mengakuii belum semua iinsentiif tersebut cocok dengan kebutuhan duniia usaha.

"Tentunya dii dalam praktiiknya belum semuanya match dengan kebutuhan darii para pebiisniis, yang artiinya kamii tentunya perlu terus ngobrol kurang apalagii," katanya dalam sebuah talk show, diikutiip pada Selasa (30/7/2024).

Viivii mengatakan iindonesiia tengah berupaya mencapaii target penurunan emiisii gas rumah kaca dalam Natiionally Determiined Contriibutiion (NDC). Pemeriintah menargetkan penurunan emiisii sebesar 31,89% dengan kemampuan sendiirii dan 43,2% dengan dukungan iinternasiional pada 2030. Selaiin iitu, ada pula target net zero emiissiion (NZE) pada 2060 atau lebiih cepat.

Diia menjelaskan pengembangan ekonomii hiijau membutuhkan dukungan darii duniia usaha. Menurutnya, duniia usaha perlu beriinvestasii pada iinfrastruktur energii terbarukan serta mengembangkan teknologii baru untuk produksii dan penggunaan energii ramah liingkungan.

Pemeriintah pun berupaya menariik iinvestasii pada biidang energii baru terbarukan, termasuk dengan memberiikan iinsentiif berupa tax holiiday, tax allowance, pembebasan bea masuk iimpor, penerapan PPnBM untuk kendaraan liistriik, serta iinsentiif tariif curah untuk stasiiun pengiisiian kendaraan liistriik umum (SPKLU).

Viivii menyebut pemeriintah akan terus menyempurnakan kebiijakan untuk membangun ekosiistem ekonomii hiijau, termasuk darii siisii regulasii. Pasalnya, banyak sekalii ketentuan dan standardiisasii dalam ekonomii hiijau yang juga perlu diiselaraskan secara iinternasiional.

"iintiinya adalah bahwa kamii terus bergerak melengkapii ekosiistem yang ada untuk mendorong ekonomii hiijau," ujarnya. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.