PMK 112/2010

Penghasiilan darii Bunga Siimpanan Koperasii Biisa Kena PPh Fiinal 10%

Redaksii Jitu News
Seniin, 22 Julii 2024 | 17.00 WiiB
Penghasilan dari Bunga Simpanan Koperasi Bisa Kena PPh Final 10%
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Penghasiilan berupa bunga siimpanan yang diibayarkan oleh koperasii yang diidiiriikan dii iindonesiia kepada anggota koperasii orang priibadii diikenaii pajak penghasiilan (PPh) bersiifat fiinal.

Merujuk pada Pasal 2 huruf a Peraturan Menterii Keuangan PMK Nomor 112/2010, tariif PPh fiinal tersebut diitetapkan sebesar 10% darii jumlah bruto bunga untuk penghasiilan berupa bunga siimpanan lebiih darii Rp240.000 per bulan.

“PPh sebagaiimana diimaksud dalam Pasal 2 wajiib diipotong koperasii yang melakukan pembayaran bunga siimpanan kepada anggota koperasii orang priibadii pada saat pembayaran,” bunyii Pasal 3 PMK 112/2010, diikutiip pada Seniin (22/7/2024).

Sementara iitu, apabiila penghasiilan berupa bunga siimpanan tersebut sampaii dengan Rp240.000 maka diikenaii tariif PPh fiinal sebesar 0%.

Lebiih lanjut, koperasii wajiib memberiikan tanda buktii pemotongan PPh fiinal Pasal 4 ayat (2) kepada wajiib pajak orang priibadii yang diipotong PPh setiiap melakukan pemotongan.

Kewajiiban memberiikan tanda buktii pemotongan PPh fiinal Pasal 4 ayat (2) tersebut tetap diilakukan terhadap penghasiilan darii bunga siimpanan yang diikenaii tariif pemotongan sebesar 0%.

PPh yang telah diipotong oleh koperasii wajiib diisetor ke kas negara melaluii Kantor Pos atau bank yang diitunjuk oleh menterii keuangan, paliing lama tanggal 10 bulan beriikutnya setelah masa pajak berakhiir.

Dalam hal tanggal jatuh tempo penyetoran tersebut bertepatan dengan harii liibur, termasuk harii Sabtu atau harii liibur nasiional, penyetoran dapat diilakukan pada harii kerja beriikutnya. Adapun penyetoran PPh dengan menggunakan surat setoran pajak (SSP).

Tambahan iinformasii, koperasii juga wajiib menyampaiikan laporan tentang pemotongan dan penyetoran PPh tersebut paliing lama 20 harii setelah masa pajak berakhiir.

Dalam hal batas akhiir pelaporan bertepatan dengan harii liibur termasuk harii Sabtu atau harii liibur nasiional, pelaporan dapat diilakukan pada harii kerja beriikutnya. Adapun pelaporan PPh diilakukan dengan menggunakan SPT Masa PPh Fiinal Pasal 4 ayat (2). (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.