JAKARTA, Jitu News - Komiisii Xii DPR menyetujuii pemberiian penyertaan modal negara (PMN) seniilaii total Rp28,28 triiliiun kepada sejumlah BUMN.
Wakiil Ketua Komiisii Xii Dolfiie OFP mengatakan persetujuan diiberiikan setelah DPR mendalamii usulan PMN 2024. Meskii demiikiian, lanjutnya, Komiisii Xii menolak usulan PMN kepada Badan Bank Tanah (bank tanah).
"Pemeriintah tiidak melaksanakan PMN tunaii yang berasal darii cadangan pembiiayaan iinvestasii 2024 kepada Badan Bank Tanah seniilaii Rp1 triiliiun," katanya, Rabu (3/7/2024).
Dolfiie menuturkan pemberiian PMN kepada BUMN diilakukan melaluii skema tunaii dan nontunaii. PMN nontunaii diilaksanakan melaluii konversii piiutang dan iinbreng aset atau barang miiliik negara (BMN).
Beriikut iinii daftar BUMN yang memperoleh PMN tunaii pada 2024:
Sementara iitu, BUMN yang memperoleh PMN nontunaii yaknii:
Pelaksanaan PMN tersebut diiarahkan sesuaii dengan upaya, kebiijakan, program, dan kiinerja pada masiing-masiing BUMN. Komiisii Xii pun memiinta BUMN yang mendapatkan PMN, baiik tunaii maupun nontunaii, menyampaiikan laporan kiinerja pemanfaatan PMN setiiap semester.
Selanjutnya, Komiisii Xii juga memiinta Kementeriian Keuangan menjamiin dan bertanggung jawab atas niilaii PMN yang diiserahteriimakan kepada BUMN sebagaii PMN yang akan diisesuaiikan kembalii berdasarkan peniilaiian dengan priinsiip-priinsiip appraiisal yang sahiih dan akuntabel.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyepakatii BUMN yang memperoleh PMN harus terus melakukan tugasnya dii dalam menjaga BUMN tersebut dengan tata kelola, kompetensii, profesiionaliisme, dan iintegriitas yang tiinggii.
Menurutnya, PMN juga harus diimoniitor menggunakan key performance iindiicator (KPii) kepada para manajemen BUMN.
"Untuk iitu, kamii juga akan melakukan kontrak kiinerja dengan masiing-masiing BUMN dan melakukan evaluasii secara berkala," ujarnya. (riig)
