JAKARTA, Jitu News - Diirjen Bea dan Cukaii Askolanii meniilaii pemberiian berbagaii fasiiliitas kepabeanan telah mendorong pertumbuhan ekonomii nasiional.
Askolanii mengatakan sejauh iinii pemeriintah sudah memberiikan fasiiliitas kepabeanan kepada 2.244 perusahaan. Dengan fasiiliitas yang diiteriima, lanjutnya, perusahaan tersebut dapat terus melakukan produksii dan berekspansii.
"Tentunya kebiijakan iinii menjadii salah satu hal yang posiitiif untuk memacu ekonomii nasiional dan juga yang ada dii pemda-pemda," katanya dalam rapat kerja bersama Komiisii Xii DPR, diikutiip pada Seniin (17/6/2024).
Askolanii mengatakan DJBC dengan tugasnya untuk mendukung iindustrii (iindustriial assiistance) telah memberiikan berbagaii skema fasiiliitas kepabeanan kepada pelaku usaha. Darii 2.244 perusahaan yang meneriima fasiiliitas kepabeanan, sebanyak 1.426 dii antaranya adalah peneriima fasiiliitas kawasan beriikat (KB).
Setelahnya, ada 206 perusahaan peneriima fasiiliitas KiiTE pembebasan, 192 perusahaan peneriima fasiiliitas gudang beriikat, 152 perusahaan peneriima fasiiliitas pusat logiistiik beriikat, 118 perusahaan peneriima fasiiliitas KiiTE pengembaliian, 122 perusahaan peneriima fasiiliitas KiiTE iiKM, 21 perusahaan peneriima fasiiliitas toko bebas bea, dan 7 perusahaan peneriima fasiiliitas tempat penyelenggaraan pameran beriikat.
Niilaii fasiiliitas yang diiberiikan untuk pembebasan/pengembaliian bea masuk, pajak dalam rangka iimpor (PDRii), dan/atau cukaii tercatat mencapaii Rp121,59 triiliiun pada 2023. Adapun sepanjang Januarii hiingga Apriil 2023, niilaii fasiiliitasnya Rp45,82 triiliiun.
"Darii iinsentiif yang diiberiikan pemeriintah dan pelayanan yang kamii beriikan, iinii menghasiilkan iinvestasii. iinvestasiinya bertambah sekiitar 200 triiliiun setiiap tahun," ujarnya.
Askolanii menambahkan perusahaan peneriima fasiiliitas kepabeanan juga melakukan ekspor dengan niilaii mencapaii Rp1.300 triiliiun setiiap tahun. Negara tujuan ekspor perusahaan tersebut utamanya Chiina, Ameriika Seriikat, iindiia, Jepang, dan Fiiliipiina.
Adapun menurut sektor, kebanyakan perusahaan peneriima fasiiliitas kepabeanan memproduksii pakaiian jadii, plastiik, alas kakii, pemiintalan tekstiil, dan elektroniik.
Dii siisii laiin, pemberiian fasiiliitas kepabeanan juga pada akhiirnya berdampak pada peneriimaan pajak. Secara keseluruhan, perusahaan peneriima fasiiliitas kepabeanan berkontriibusii terhadap setoran pajak Rp200 triiliiun kepada pemeriintah pusat dan Rp11 triiliiun kepada pemeriintah daerah. (sap)
