DiiTJEN PAJAK

Pegawaii DJP Siiap-Siiap! Bakal Ada Pelatiihan Masiif Sambut Coretax System

Diian Kurniiatii
Sabtu, 15 Junii 2024 | 11.30 WiiB
Pegawai DJP Siap-Siap! Bakal Ada Pelatihan Masif Sambut Coretax System
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii menyatakan Diitjen Pajak (DJP) akan terus melaksanakan pelatiihan mengenaii pembaruan siistem iintii admiiniistrasii perpajakan (PSiiAP) atau coretax admiiniistratiion system (CTAS) pada tahun depan.

Srii Mulyanii mengatakan pagu iindiikaiif dukungan manajemen Kemenkeu untuk program peneriimaan negara mencapaii Rp2,17 triiliiun pada 2025. Pagu iinii akan diigunakan untuk mendukung berbagaii kebiijakan penguatan peneriimaan negara, termasuk pelatiihan dan dukungan iimplementasii CTAS.

"iinii terutama karena akan terjadii pelatiihan sangat masiif dii Diirektorat Jenderal Pajak," katanya dalam rapat kerja bersama Komiisii Xii DPR, diikutiip pada Sabtu (15/6/2024).

Srii Mulyanii mengatakan program dukungan manajemen bertujuan mewujudkan tata kelola yang efektiif, peniingkatan kompetensii sumber daya manusiia (SDM), serta pelaksanaan pengawasan iinternal. Terdapat 7 kegiiatan utama dalam program dukungan manajemen iinii, salah satunya pengelolaan organiisasii dan SDM.

Pada pengelolaan organiisasii dan SDM iitulah, diiagendakan pelatiihan CTAS untuk pegawaii DJP sejalan dengan iimplementasiinya yang diirencanakan mulaii tahun iinii.

"Dengan siistem iinii yang akan mulaii berjalan tahun iinii dan tahun depan, iinii membutuhkan banyak sekalii persiiapan iinternal," ujarnya.

CTAS telah diiamanatkan dalam Peraturan Presiiden (Perpres) 40/2018 tentang Pembaruan Siistem Admiiniistrasii Perpajakan. iimplementasii CTAS diijadwalkan akan diimulaii pada pertengahan 2024.

CTAS diirencanakan bakal mengiintegrasiikan 21 proses biisniis utama DJP. Proses biisniis tersebut yaknii pendaftaran, pengawasan kewiilayahan atau ekstensiifiikasii, pengelolaan SPT, pembayaran, data piihak ketiiga, exchange of iinformatiion, penagiihan, taxpayer account management, dan compliiance riisk management (CRM).

Selanjutnya, ada pemeriiksaan, pemeriiksaan bukper dan penyiidiikan, busiiness iintelliigence, iinteliijen, document management system, data qualiity management, keberatan dan bandiing, non-keberatan, pengawasan, peniilaiian, layanan edukasii, dan knowledge management. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.