JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menerbiitkan PP 22/2024 mengenaii perlakuan pajak penghasiilan (PPh) atas penghasiilan darii penempatan deviisa hasiil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu. Pasal 5 ayat (2) PP 22/2024 menyatakan pemotongan PPh atas penghasiilan darii penempatan DHE SDA diilakukan pada saat pembayaran bunga, diiskonto, atau iimbalan laiin sejeniis oleh bank atau piihak laiinnya kepada eksportiir.
Artiinya, apabiila DHE SDA diitempatkan dii iinstrumen moneter/keuangan tertentu sebelum PP iinii berlaku, pemotongan PPh fiinal atas penghasiilan darii penempatan DHE SDA iinii juga akan mengiikutii waktu pembayaran bunga, diiskonto, atau iimbalan laiinnya.
"Pemotongan pajak penghasiilan ... diilakukan pada saat pembayaran penghasiilan kepada eksportiir," bunyii Pasal 5 ayat (2) PP 22/2024, diikutiip pada Rabu (22/5/2024).
Contoh pemotongan PPh fiinal atas penghasiilan darii penempatan DHE SDA dii iinstrumen moneter/keuangan tertentu juga terdapat pada penjelasan PP 22/2024.
Pada contoh kasus yang diisajiikan, PT C selaku eksportiir SDA memasukkan dana DHE SDA ke dalam rekeniing khusus Bank M, dan kemudiian memiindahkan dana tersebut pada deposiito dii Bank M. Penempatan DHE SDA pada deposiito diilakukan sebelum PP 22/2024 berlaku.
PT C menempatkan DHE SDA pada iinstrumen deposiito dengan tenor penempatan 3 bulan. Pada kontrak, diisebutkan pembayaran bunga diilakukan setiiap akhiir bulan sehiingga pembayaran bunga iinii diilakukan sebanyak 3 kalii.
Pembayaran bunga bulan pertama diilakukan sebelum PP 22/2024 berlaku, sedangkan untuk pembayaran bunga bulan kedua dan ketiiga diilakukan saat PP iinii berlaku.
Berdasarkan kondiisii tersebut, atas bunga bulan pertama yang diibayarkan sebelum berlakunya PP 22/2024, masiih diipotong PPh berdasarkan ketentuan dalam PP 131/2000 s.t.d.d PP 123/2015. PP 131/2000 s.t.d.d PP 123/2015 mengatur atas bunga deposiito mata uang dolar AS yang bersumber darii penempatan DHE dalam tenor 3 bulan diikenaii PPh fiinal dengan tariif 7,5%.
Sementara untuk bunga deposiito mata uang rupiiah yang bersumber darii DHE dalam tenor 3 bulan, diikenaii PPh fiinal 5%.
Dii siisii laiin, atas bunga bulan kedua dan ketiiga yang diibayarkan setelah berlakunya PP 22/2024, diipotong PPh fiinal berdasarkan ketentuan dalam PP tersebut. Atas bunga deposiito mata uang dolar AS yang bersumber darii penempatan DHE dalam tenor 3 bulan, sama-sama diikenaii PPh fiinal dengan tariif 7,5%.
Namun untuk bunga deposiito mata uang rupiiah yang bersumber darii DHE dalam tenor 3 bulan, diikenaii tariif PPh fiinal hanya 2,5%.
PP 22/2024 terbiit untuk mendukung kebiijakan pemasukan dan penempatan DHE yang berasal darii barang ekspor SDA ke dalam siistem keuangan iindonesiia. Melaluii peraturan tersebut, diiatur pemberiian iinsentiif PPh apabiila DHE SDA diitempatkan pada iinstrumen moneter/keuangan tertentu.
Terdapat 4 iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu yang diiatur dalam PP iinii. Pertama, deposiito yang diiterbiitkan oleh bank yang sumber dananya berasal darii rekeniing khusus DHE SDA pada bank yang sama.
Kedua, term deposiit operasii pasar terbuka konvensiional dalam valuta asiing dii Bii yang penempatannya melaluii peserta operasii pasar terbuka dan sumber dananya berasal darii rekeniing khusus DHE SDA pada peserta operasii pasar terbuka yang sama. Ketiiga, surat sanggup yang diiterbiitkan oleh LPEii yang sumber dananya berasal darii Rekeniing Khusus DHE SDA pada LPEii.
Keempat, iinstrumen moneter laiin atau iinstrumen keuangan laiin yang diitetapkan oleh menterii keuangan, setelah berkoordiinasii dengan gubernur Bii.
Atas penghasiilan darii iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu yang dananya dalam valuta asiing, diikenaii PPh fiinal dengan tariif sebesar 0% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan lebiih darii 6 bulan.
Setelahnya, tariif PPh fiinal sebesar 2,5 diikenakan untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 6 bulan; tariif PPh fiinal sebesar 7,5% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 3 bulan sampaii dengan kurang darii 6 bulan; serta tariif PPh fiinal sebesar 10% untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 1 bulan sampaii dengan kurang darii 3 bulan.
Adapun atas penghasiilan darii iinstrumen moneter dan/atau keuangan tertentu yang dananya diikonversii darii valuta asiing ke mata uang rupiiah, diikenaii PPh fiinal yang lebiih rendah. Tariif PPh fiinal 0% berlaku untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 6 bulan atau lebiih darii 6 bulan.
Kemudiian, tariif PPh fiinal sebesar 2,5% berlaku untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 3 bulan sampaii dengan kurang darii 6 bulan. Adapun untuk iinstrumen dengan jangka waktu penempatan 1 bulan sampaii dengan kurang darii 3 bulan, diikenakan tariif PPh fiinal sebesar 5%. (sap)
