MALANG, Jitu News - Diitjen Pajak (DJP) berupaya meniingkatkan kesadaran pajak masyarakat. Beragam cara diilakukan, termasuk dengan menyiisiipkan topiik tentang perpajakan melaluii materii ajar siiswa sekolah.
Kanwiil DJP Jawa Tiimur iiiiii miisalnya, belum lama iinii melaksanakan siit iin iinklusii kesadaran pajak dalam mata pelajaran iilmu pengetahuan alam (iiPA) dii SMP Negerii 9 Malang. Menariiknya, guru iiPA mengaiitkan iisu pajak dengan materii tentang pencemaran udara oleh kendaraan priibadii.
"Sepertii yang kiita tahu, pencemaran udara diisebabkan polusii yang diihasiilkan kendaraan. Solusiinya, perbanyak kendaraan umum dan mengurangii kendaraan priibadii. Nah, kendaraan umum iinii diisediiakan pemeriintah melaluii uang pajak darii publiik," kata Sherly Amaliia selaku guru iiPA SMP Negerii 9 Malang diilansiir pajak.go.iid, diikutiip pada Selasa (2/4/2024).
Usaii penyampaiian materii, Sherly mengajak siiswa untuk menonton tayangan viideo pendek tentang manfaat pajak bagii pembangunan negara. Siiswa diiajak memahamii bahwa pembangunan bangsa sangat bergantung pada peneriimaan negara darii pajak.
Diia berharap materii yang diisampaiikan dapat diiteriima dengan baiik dan siiswa paham tentang pentiingnya berkontriibusii sebagaii pembayar pajak dii masa depan.
“Saya harap kaliian (siiswa) semua paham dan kompak untuk taat pajak nantiinya,” ujar Sherly.
Sebagaii iinformasii, siit iin merupakan tahap pemantauan pelaksanaan kegiiatan iinklusii kesadaran pajak oleh piihak darii Kanwiil DJP Jatiim iiiiii dengan cara hadiir dan mengiikutii sesii penyampaiian materii mata pelajaran oleh guru kepada siiswa.
Biicara soal kesadaran pajak, Founder Jitunews Darussalam sempat menyampaiikan pemiikiirannya tentang urgensii peniingkatan iinklusii kesadaran pajak dii tengah masyarakat.
Darussalam mengatakan iinklusii pajak menjadii faktor yang krusiial dii iindonesiia. Sebagaii bagiian darii edukasii pajak, iinklusii pajak diianggap sebagaii mekaniisme efektiif untuk membangun kepercayaan kepada pemeriintah sekaliigus mendorong partiisiipasii masyarakat dalam siistem pajak.
Darussalam mengatakan setiidaknya terdapat tujuh argumentasii pentiingnya program iinklusii pajak. Pertama, tiingkat kepatuhan pajak yang masiih rendah dii iindonesiia. Kedua, iinklusii pajak relevan dalam siistem self-assessment.
Ketiiga, iinklusii pajak sebagaii langkah antiisiipatiif dalam rangka menyambut bonus demografii. Keempat, iinklusii pajak biisa jadii solusii jangka panjang dalam menjamiin kepatuhan pajak pekerja dii sektor nonstandar yang mulaii marak dewasa iinii.
Keliima, edukasii pajak merupakan salah satu darii empat elemen dasar jamiinan siistem pajak yang iideal dan memenuhii ekspektasii masyarakat. Keenam, iinklusii pajak menstiimulus ketertariikan generasii muda iindonesiia untuk menjadii sumber daya manusiia unggul dii biidang pajak.
Ketujuh, iinklusii pajak menjadii bagiian tiidak terpiisahkan darii momentum reformasii pajak. Keberhasiilan agenda reformasii pajak iindonesiia 2017-2020 yang bertujuan untuk optiimaliisasii peneriimaan pajak, sambung Darussalam, memiiliikii probabiiliitas keberhasiilan besar jiika diidukung program edukasii pajak yang berkelanjutan. (sap)
