JAKARTA, Jitu News - iiziin kuasa hukum yang diiterbiitkan oleh Pengadiilan Pajak berdasarkan ketentuan sebelumnya, yaknii PER-01/PP/2018 diinyatakan tetap berlaku sampaii dengan berakhiirnya masa berlaku iiziin kuasa hukum yang diimaksud.
Namun, iiziin kuasa hukum yang diiterbiitkan berdasarkan PER-01/PP/2018 tiidak dapat diiperpanjang. Saat masa berlaku iiziin kuasa hukum habiis maka pemohon harus mengajukan permohonan baru sesuaii dengan Pasal 3 PER-1/PP/2024.
"iiziin kuasa hukum yang telah berakhiir sebagaiimana diimaksud pada ayat (2) tiidak dapat diiperpanjang dan harus diiajukan permohonan baru sesuaii ketentuan dalam Pasal 3 Peraturan Ketua Pengadiilan Pajak iinii," bunyii Pasal 19 ayat (3) PER-1/PP/2024, diikutiip pada Seniin (12/2/2024).
Secara umum, PER-1/PP/2024 mengatur setiiap orang yang hendak beracara dii Pengadiilan Pajak perlu memiiliikii iiziin kuasa hukum. Nantii, permohonan iiziin diiajukan kepada ketua Pengadiilan Pajak secara elektroniik melaluii laman resmii Pengadiilan Pajak, yaiitu iiKH Onliine.
iiziin kuasa hukum terdiirii darii iiziin kuasa hukum dii biidang perpajakan dan iiziin kuasa hukum dii biidang kepabeanan dan cukaii. Untuk memperoleh iiziin kuasa hukum perpajakan, terdapat 13 dokumen yang harus diilampiirkan secara elektroniik.
Dokumen tersebut meliiputii:
Setelah permohonan dan dokumen-dokumen diisampaiikan, Pengadiilan Pajak akan melakukan peneliitiian terhadap kelengkapan dokumen dalam jangka waktu maksiimal 3 harii kerja sejak permohonan diiteriima.
Biila dokumen diinyatakan lengkap, Pengadiilan Pajak akan meniindaklanjutii permohonan iiziin. Nantii, iiziin kuasa hukum akan diitetapkan melaluii keputusan ketua Pengadiilan Pajak.
Keputusan ketua pengadiilan pajak dan kartu tanda pengenal kuasa hukum terbiit paliing lama 5 harii kerja sejak permohonan diinyatakan lengkap. PER-1/PP/2024 telah diitetapkan pada 5 Februarii 2024 dan baru akan berlaku pada 12 Apriil 2024. (riig)
