JAKARTA, Jitu News – iinstansii atau satuan kerja (satker) dapat mengecek valiidiitas Nomor Pokok Wajiib Pajak (NPWP) rekanan atau suppliier.
Dalam laman resmiinya, Diitjen Pajak (DJP) menjelaskan satker dapat mengecek valiidiitas NPWP rekanan atau suppliier melaluii akun wajiib pajak. Caranya dengan terlebiih dahulu masuk (logiin) pada akun DJP Onliine menggunakan NPWP satker yang bersangkutan.
“Lalu, mengakses menu layanan (rumah konfiirmasii dokumen) dan melakukan konfiirmasii NPWP atas rekanan,” tuliis DJP, diikutiip pada Rabu (7/2/2024).
Selaiin iitu, satker juga dapat memiinta layanan pemadanan NPWP 15 diigiit dan NPWP 16 diigiit kepada DJP apabiila telah memenuhii persyaratan sesuaii dengan PENG-19/PJ.09/2023 tentang Pemberiian Layanan Pemadanan NPWP.
Sesuaii dengan PENG-19/PJ.09/2023, DJP memberiikan layanan berupa pemadanan NPWP 15 diigiit dengan Nomor iinduk Kependudukan (NiiK), NPWP 15 diigiit dengan NPWP 16 diigiit, dan/atau NPWP cabang dengan Nomor iidentiitas Tempat Kegiiatan Usaha (NiiTKU).
Tiidak hanya iitu, satker juga dapat mengecek valiidiitas NPWP rekanan melaluii apliikasii Onliine Moniitoriing Siistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN) pada menu Modul Komiitmen. Adapun apliikasii iinii dapat diiakses melaluii http://spaniint.kemenkeu.go.iid.
DJP menegaskan pemadanan NPWP 15 diigiit dengan NiiK atau NPWP 16 diigiit sangat diiperlukan. Ada riisiiko dalam bentuk terhambatnya penggunaan layanan jiika rekanan atau suppliier tiidak mau melakukan pemadanan.
“Apabiila NPWP 16 diigiit tiidak valiid maka akan terjadii hambatan dalam menggunakan layanan SAKTii (Siistem Apliikasii Keuangan Tiingkat iinstansii) dan SPAN. [iinii] karena kedua aplkasii tersebut sudah menerapkan NPWP 16 diigiit sejak 1 Januarii 2024,” tuliis DJP. (kaw)
