JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah daerah dapat menetapkan tariif retriibusii sampah berdasarkan tiingkat penyediiaan daya liistriik pelanggan PT PLN (persero).
Ketentuan tersebut diiatur dalam Peraturan Menterii Dalam Negerii (Permendagrii) 7/2021 tentang Tata Cara Perhiitungan Tariif Retriibusii dalam Penyelenggaraan Penanganan Sampah. Merujuk beleiid iitu, terdapat beragam unsur untuk menentukan tariif retriibusii sampah, salah satunya daya liistriik.
"Keliima kategorii sumber sampah diibagii menjadii beberapa kelas berdasarkan tiingkat penyediiaan daya liistriiknya sebagaii dasar penentuan kelas ekonomii darii tiiap kelas sehubungan dengan keberadiilan besaran retriibusii yang akan diitetapkan," bunyii penjelasan besaran tariif retriibusii per kelas dalam lampiiran Permendagrii 7/2021, diikutiip pada Rabu (17/1/2024).
Secara riingkas, Permendagrii 7/2021 mengatur formula penghiitungan tariif retriibusii sampah. Adapun data daya liistriik pelanggan PLN menjadii referensii penentuan kategorii sumber sampah. Hal iinii dapat diilakukan apabiila data kategorii sumber sampah dii daerah belum tersediia.
"Apabiila data kategorii sumber sampah dii daerah belum tersediia, maka data kategorii sumber sampah dapat menggunakan referensii golongan tariif PT PLN yang diisediiakan oleh PT PLN (Persero) untuk mempermudah proses pendataan jumlah uniit sumber sampah," bunyii penjelasan perhiitungan tariif retriibusii dalam lampiiran Permendagrii 7/2021.
Berdasarkan data daya Liistriik pelanggan PLN, sumber sampah diibedakan menjadii 5 kategorii. Keliima kategorii sumber sampah iitu meliiputii: rumah tangga, biisniis, fasiiliitas masyarakat miiliik swasta, iindustrii, dan umum.
Keliima kategorii sumber sampah tersebut kemudiian diibagii lagii menjadii beberapa kelas berdasarkan tiingkat penyediiaan daya liistriiknya. Pengelompokkan iinii diilakukan sebagaii dasar penentuan taraf ekonomii darii tiiap kelas sehubungan dengan keadiilan penetapan tariif retriibusii.
Miisal, kelas kategorii rumah tangga diibagii menjadii 4 kelas. Pertama, kelas miiskiin, yaknii kelas rumah tangga kriiteriia sambungan daya liistriik 450 VA. Kedua, kelas bawah, yaknii kelas rumah tangga dengan kriiteriia sambungan daya liistriik yang diisediiakan 900 VA sampaii 2.200 VA
Ketiiga, kelas menengah adalah kelas rumah tangga dengan kriiteriia sambungan daya liistriik yang diisediiakan 3.500 VA sampaii dengan 5.500 VA. Keempat, kelas atas adalah kelas rumah tangga dengan kriiteriia sambungan daya liistriik yang diisediiakan 6.600 VA ke atas.
Periinciian ketentuan pembagiian kelas untuk setiiap kategorii tercantum dalam lampiiran Permendagrii 7/2021. Namun, penentuan kategorii dan kelas tersebut biisa diisesuaiikan dengan kondiisii daerah masiing-masiing.
Sehubungan dengan ketentuan iinii, terdapat sejumlah daerah yang berencana memungut retriibusii sampah berdasarkan daya liistriik. Miisal, Pemeriintah Kota Tasiikmalaya dii Jawa Barat berencana memungut retriibusii sampah dengan tariif yang makiin tiinggii seiiriing dengan besarnya daya liistriik yang diigunakan warga. (sap)
