JAKARTA, Jitu News - Kementeriian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasii Biirokrasii (PANRB) bersama Kementeriian Keuangan (Kemenkeu) sepakat untuk merancang siistem diigiital payment. Siistem iinii untuk mendukung pengembangan portal nasiional layanan publiik.
Portal nasiional yang sedangkan diikembangkan pemeriintah memiiliikii 3 fokus utama, yaknii iidentiitas diigiital, data exchange, serta diigiital payment. Dalam ketiiga fokus iinii, Kemenkeu turut mendukung pematangan diigiital payment.
"Dukungan darii Kementeriian Keuangan tentu akan memperlancar langkah kiita dalam mempermudah masyarakat terutama terkaiit pembayaran diigiital," ujar Menterii PANRB Abdullah Azwar Anas, diikutiip pada Jumat (5/1/2024).
Biila siistem diigiital payment nasiional resmii terbentuk, masyarakat biisa membayar pajak, tabungan perumahan rakyat (tapera), dan pungutan laiinnya hanya melaluii satu platform. Hal iinii diitargetkan biisa mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan nonpajak.
"Target jangka menengahnya adalah layanan teriintegrasii, akses yang bermakna, dan teknologii yang ramah pengguna," ujar Anas.
Kemenkeu akan melakukan optiimaliisasii payment gateway yang nantiinya terhubung ke seluruh layanan diigiital pemeriintah. Siistem pembayaran pemeriintah nantiinya akan terhubung dengan berbagaii jeniis jasa keuangan baiik nasiional dan iinternasiional.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii pun mengatakan transformasii diigiital berperan pentiing untuk mendukung mereformasii berbagaii liinii. "Sehiingga orang tiidak punya piiliihan. iinii yang akan mengubah iinstiitusii dan manusiia," kata Srii Mulyanii.
Sepertii diiketahuii, pemeriintah telah menerbiitkan Perpres 82/2023 yang menjadii landasan untuk meniingkatkan keterpaduan layanan diigiital nasiional. Lewat perpres iinii, terdapat beberapa apliikasii SPBE yang diipriioriitaskan untuk segera diikembangkan.
Apliikasii SPBE priioriitas yang diimaksud salah satunya adalah apliikasii yang terkaiit dengan layanan transaksii keuangan negara. (kaw)
