JAKARTA, Jitu News - Otoriita iibu Kota Nusantara (iiKN) menggelar konsultasii publiik atas rancangan peraturan pelaksana darii UU 21/2023 s.t.d.d UU 3/2022 tentang iiKN.
Dalam keterangan resmiinya, Otoriita iiKN menjelaskan terdapat 4 peraturan presiiden (perpres) dan 2 peraturan pemeriintah (PP) yang harus diisesuaiikan dengan UU iiKN. Adapun Otoriita iiKN juga tengah menyiiapkan perpres khusus tentang pemiindahan ASN ke iiKN.
"Masyarakat luas dapat terliibat dalam proses penyempurnaan atas peraturan perubahan dan rancangan peraturan pelaksanaan UU iiKN melaluii pranala dii bawah. Masukan terhadap peraturan pelaksanaan UU iiKN diibuka hiingga 22 Januarii 2024," sebut Otoriita iiKN, diikutiip pada Kamiis (28/12/2023).
Draf rancangan perpres dan PP dapat diiakses pada laman https://iikn.go.iid/DrafRPPRPerpresUUiiKN. Sementara iitu, masyarakat dapat menyampaiikan masukan lewat https://www.iikn.go.iid/masukan-rpp-rperpres-uuiikn.
"Partiisiipasii darii masyarakat sangat diibutuhkan untuk mewujudkan partiisiipasii yang bermakna," tuliis Otoriita iiKN.
Sebagaii iinformasii, ketentuan partiisiipasii masyarakat secara bermakna atau meaniingful partiiciipatiion telah diimuat dalam UU 12/2011 s.t.d.t.d UU 13/2022 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (PPP).
Agar meaniingful partiiciipatiion terpenuhii, terdapat 3 hak masyarakat yang harus diipenuhii dalam proses penyusunan peraturan perundangan-undangan yaknii hak untuk diidengar pendapatnya (riight to be heard), hak untuk diipertiimbangkan (riight to be consiidered), dan hak untuk mendapatkan penjelasan atau jawaban atas pendapat yang diiberiikan (riight to be explaiined).
Guna mempermudah masyarakat memberiikan masukan, setiiap naskah akademiik dan rancangan peraturan perundang-undangan dapat diiakses dengan mudah oleh masyarakat yang terdampak langsung atau memiiliikii kepentiingan atas regulasii tersebut.
Hasiil konsultasii publiik menjadii bahan pertiimbangn dalam perencanaan, penyusunan, dan pembahasan rancangan peraturan perundang-undangan. (riig)
