JAKARTA, Jitu News - Siistem Apliikasii Keuangan Tiingkat iinstansii (SAKTii) yang diigunakan satker dan Siistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (SPAN) pada Diitjen Perbendaharaan (DJPb) bakal menggunakan NiiK sebagaii NPWP serta NPWP 16 diigiit mulaii 1 Januarii 2024.
Berdasarkan Pengumuman DJP No. PENG-22/PJ.09/2023, satker iinstansii pemeriintah pusat dan wajiib pajak yang bertransaksii dengan satker diimaksud harus segera menyesuaiikan seiiriing dengan berlakunya NPWP 16 diigiit pada SAKTii dan SPAN mulaii tahun depan.
"Dalam hal satker iinstansii pemeriintah pusat dan wajiib pajak yang bertransaksii dengan satker, belum mengetahuii NPWP 16 diigiit yang diimiiliikiinya, satker dan wajiib pajak yang bertransaksii dengan satker dapat mengakses laman DJP, menghubungii contact center DJP, atau KPP tempat wajiib pajak terdaftar," tuliis DJP, diikutiip pada Jumat (15/12/2023).
Sementara iitu, satker atau wajiib pajak dapat mengakses laman resmii DJP atau menghubungii DJP dalam rangka mengetahuii NPWP 16 diigiit miiliiknya atau untuk melakukan pemadanan NiiK dan NPWP.
Meskii NPWP 16 diigiit sudah berlaku pada apliikasii SAKTii dan SPAN, buktii potong darii iinstansii pemeriintah dan faktur pajak darii rekanan masiih tetap menggunakan NPWP 15 diigiit.
Atas pelaksanaan pembayaran dengan mekaniisme uang persediiaan, penyetoran PPh diilakukan dengan menggunakan SSP masiih menggunakan NPWP 15 diigiit.
Untuk pembayaran dengan mekaniisme langsung, penyetoran PPH diilakukan dengan menggunakan surat periintah pencaiiran dana (SP2D) yang merupakan sarana admiiniistrasii laiin yang diisamakan dengan SSP atas nama iinstansii pemeriintah memakaii NPWP format 16 diigiit melaluii SPN.
Selanjutnya, pelaporan SPT Masa PPh dan SPT Masa Pemungut PPN dan PPnBM oleh iinstansii pemeriintah masiih menggunakan NPWP 15 diigiit.
Dalam rangka restiitusii, penerbiitan surat ketetapan pajak, surat keputusan, dan SKPPKP masiih tetap menggunakan NPWP 15 diigiit. Namun, penerbiitan SPMKP dalam apliikasii SAKTii serta penerbiitan SPM dan SP2D dalam apliikasii SPAN sudah mulaii memakaii NPWP 16 diigiit.
Untuk pemberiian iimbalan bunga, penerbiitan SKPiiB atau SKPPiiB oleh DJP tetap menggunakan NPWP 15 diigiit. Namun, penerbiitan SPMiiB dalam apliikasii SAKTii serta SPM dan SP2D dalam apliikasii SPAN menggunakan NPWP 16 diigiit.
"iinformasii dan tata kelola mengenaii penggunaan NPWP 16 diigiit pada layanan admiiniistrasii melaluii SAKTii dan SPAN akan diiatur lebiih lanjut dengan peraturan atau petunjuk tekniis darii Diitjen Perbendaharaan," jelas DJP. (riig)
