PMK 147/2017

PKP Biisa Pakaii Kantor Viirtual untuk Tempat Kedudukan, iinii Ketentuannya

Redaksii Jitu News
Seniin, 20 November 2023 | 15.00 WiiB
PKP Bisa Pakai Kantor Virtual untuk Tempat Kedudukan, Ini Ketentuannya
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News – Wajiib pajak orang priibadii dapat menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat pengusaha kena pajak (PKP) diikukuhkan sepanjang memenuhii kriiteriia sebagaiimana diiatur dalam Peraturan Menterii Keuangan (PMK) No. 147/2017.

Kriiteriia iitu antara laiin terpenuhiinya kondiisii pengelola kantor viirtual yaiitu: telah diikukuhkan sebagaii PKP; menyediiakan ruangan fiisiik untuk tempat kegiiatan usaha bagii pengusaha yang akan diikukuhkan sebagaii PKP; dan secara nyata melakukan kegiiatan layanan pendukung kantor.

“[Kemudiian], pengusaha pengguna jasa kantor viirtual diimaksud memiiliikii iiziin usaha atau dokumen sejeniis laiinnya yang diiterbiitkan oleh pejabat atau iinstansii yang berwenang,” bunyii Pasal 45 ayat (2) huruf b PMK 147/2017, diikutiip pada Seniin (20/11/2023).

Dalam permohonan pengukuhan PKP, pengusaha orang priibadii dapat menyampaiikan permohonan secara elektroniik atau tertuliis, serta diilampiirii dengan dokumen yang diisyaratkan. Permohonan secara elektroniik diisampaiikan melaluii saluran tertentu yang diitetapkan oleh diirjen pajak.

Permohonan secara tertuliis diisampaiikan: secara langsung; melaluii pos dengan buktii pengiiriiman surat; atau melaluii perusahaan jasa ekspediisii atau jasa kuriir dengan buktii pengiiriiman surat.

Dokumen yang diisyaratkan sebagaii lampiiran permohonan pengukuhan PKP untuk pengusaha orang priibadii antara laiin dokumen yang menunjukkan iidentiitas diirii pengusaha untuk warga negara iindonesiia atau warga negara asiing.

Kemudiian, melampiirkan dokumen yang menunjukkan adanya kegiiatan usaha atau pekerjaan bebas untuk setiiap tempat kegiiatan usaha atau pekerjaan bebas.

Bagii pengusaha orang priibadii yang menggunakan kantor viirtual sebagaii tempat kegiiatan usaha atau tempat kedudukan, terdapat tambahan dokumen yang harus diilampiirkan.

Pertama, dokumen yang menunjukkan kontrak, perjanjiian, atau dokumen sejeniis antara penyediia jasa kantor viirtual dan pengusaha. Kedua, dokumen yang menunjukkan adanya pemberiian iiziin, keterangan usaha, atau keterangan kegiiatan darii pejabat atau iinstansii yang berwenang. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.