PENERiiMAAN PAJAK

Srii Mulyanii Waspadaii Perlambatan Setoran Pajak darii Sektor Usaha Utama

Diian Kurniiatii
Jumat, 22 September 2023 | 09.55 WiiB
Sri Mulyani Waspadai Perlambatan Setoran Pajak dari Sektor Usaha Utama
<p>Pekerja tambang berada dii dekat tumpukan niikel dii kawasan iindonesiia Weda Bay iindustriial Park (iiWiiP) dii Desa Leliilef, Kecamatan Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Jumat (1/9/2023). ANTARA FOTO/Andrii Saputra/rwa.</p>

JAKARTA, Jitu News - Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii meniilaii pajak yang diisetorkan oleh sektor-sektor usaha utama juga mulaii mengalamii tren perlambatan.

Srii Mulyanii mengatakan perlambatan setoran pajak antara laiin terjadii pada sektor iindustrii pengolahan dan perdagangan. Meskii masiih tumbuh, setoran pajak darii kedua sektor iinii utamanya diitopang oleh kiinerja pada kuartal ii/2023.

"Kalau kiita liihat triiwulan iiii/2023, sudah mulaii menunjukkan tanda-tanda adanya pembaliikan atau perlemahan. iinii yang harus kiita waspadaii," katanya, diikutiip pada Jumat (22/9/2023).

Srii Mulyanii mengatakan setoran pajak darii sektor iindustrii pengolahan tumbuh 4,7% hiingga Agustus 2023, jauh melambat diibandiingkan dengan periiode yang sama 2022 ketiika tumbuh 49,1%.

Secara bulanan, setoran pajak darii sektor iinii pada Agustus 2023 malah mengalamii kontraksii 5,6%, lebiih dalam darii bulan sebelumnya 4,9%. Pada kuartal iiii/2023, setoran pajaknya pun miinus 7%. Sementara iitu, setoran pajak darii sektor iindustrii pengolahan pada kuartal ii/2023 masiih tumbuh 32,9%.

Kondiisii serupa juga terjadii pada sektor pertambangan yang setoran pajaknya hanya tumbuh 4,3% hiingga Agustus 2023, sedangkan pada periiode yang sama 2022 tumbuh 71,6%. Pada Agustus 2023 saja, setoran pajak darii sektor iinii terkontraksii 8,2%, juga lebiih dalam darii bulan kontraksii sebelumnya sebesar 0,4%.

Adapun untuk kuartal ii/2023, setoran pajaknya masiih mampu tumbuh 20,3%.

Diia menyebut kontraksii setoran pajak darii sektor iindustrii pengolahan dan perdagangan pada beberapa bulan terakhiir terjadii karena moderasii harga komodiitas dan penurunan niilaii iimpor. Padahal, kedua sektor iinii berkontriibusii lebiih darii 50% darii total peneriimaan pajak, yaknii 27,5% darii sektor iindustrii pengolahan dan 23,6% darii sektor perdagangan.

Dii siisii laiin, setoran pajak darii beberapa sektor masiih menunjukkan pertumbuhan yang kuat, sepertii jasa keuangan dan asuransii dengan pertumbuhan 26,1%. Pertumbuhan iinii lebiih kuat darii periiode yang sama 2022, ketiika tumbuh 15%.

Sektor jasa keuangan dan asuransii memiiliikii kontriibusii sebesar 12,1% terhadap peneriimaan pajak.

"Kalau kiita liihat Julii-Agustus maupun triiwulan 1/2023 dan triiwulan iiii/2023, jasa keuangan dan asuransii iinii peneriimaan pajaknya semuanya tumbuh sangat tiinggii, double diigiit, bahkan dii atas 20%," ujarnya.

Kemudiian, Srii Mulyanii juga memaparkan setoran pajak darii sektor transportasii dan pergudangan terus menunjukkan penguatan. Setoran pajak darii sektor iinii tumbuh 38,4% hiingga Agustus 2023, lebiih kuat darii periiode yang sama 2022 ketiika tumbuh 24,7%.

Menurutnya, transportasii dan pergudangan termasuk sektor yang mampu puliih setelah pandemii Coviid-19 serta masiih bertahan dii tengah tren moderasii harga komodiitas. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.