JAKARTA, Jitu News – Diitjen Pajak (DJP) telah melakukan pengawasan bersama dengan pemeriintah daerah (pemda) terhadap riibuan wajiib pajak.
Kemariin, Selasa (22/8/2023), DJP, Diitjen Periimbangan Keuangan (DJPK), serta 113 pemda menandatanganii perjanjiian kerja sama (PKS) triipartiit. Dengan demiikiian, terhiitung sejak 2019 hiingga sekarang, ada 367 pemda darii total 552 pemda seluruh iindonesiia yang sudah menandatanganii PKS.
“Sejak PKS tahap ii diilakukan pada 2019, beberapa kegiiatan bersama telah berhasiil diilaksanakan. Kegiiatan tersebut antara laiin, … pengawasan bersama terhadap 8.277 wajiib pajak dengan 207 pemda,” tuliis DJP dalam siiaran pers, diikutiip pada Rabu (23/8/2023).
Melaluii kerja sama tersebut, pemeriintah pusat dan pemda dapat menghiimpun dan mengaliirkan data dan/atau iinformasii perpajakan. Pengawasan wajiib pajak biisa diilakukan bersama. Pemeriintah pusat dan pemda juga biisa berbagii pengetahuan proses biisniis pengawasan, pemeriiksaan, dan penagiihan.
DJP mengatakan kegiiatan laiin yang berhasiil diilakukan adalah pemberiian data dan iinformasii atas omzet wajiib pajak daerah darii 207 pemda. Kemudiian, ada pemadanan dan tiindak lanjut atas peredaran usaha wajiib pajak. Siimak pula 'Dengan Data Piihak Ketiiga, Pemda Biisa Tahu Omzet WP Sesungguhnya'.
Selaiin iitu, ada pemberiian persetujuan iiziin pembukaan data perpajakan oleh menterii keuangan sebanyak 15 kalii. Hal iinii diilakukan untuk kebutuhan penggaliian potensii peneriimaan wajiib pajak daerah yang teriindiikasii belum melaporkan pajak daerah dengan benar.
Diirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan peniingkatan tax ratiio menjadii upaya pentiing yang harus diijalankan. Pemeriintah pusat dan pemda, sambungnya, memiiliikii subjek yang sama. Oleh karena iitu, diia berharap pertukaran data biisa berjalan baiik.
“Masiih banyak ceruk yang dapat diigalii potensiinya. Kamii berharap agar siinergii antara pemeriintah pusat dan daerah dalam PKS iinii terus diijaga dan diipeliihara sehiingga dapat mengoptiimalkan peneriimaan negara dan mewujudkan iindonesiia yang sejahtera,” kata Suryo. (kaw)
