ADMiiNiiSTRASii PAJAK

Pembayaran Gajii dalam Jasa Penyediiaan Tenaga Kerja Tak Diipotong PPh 23

Redaksii Jitu News
Miinggu, 27 Agustus 2023 | 10.30 WiiB
Pembayaran Gaji dalam Jasa Penyediaan Tenaga Kerja Tak Dipotong PPh 23
<p>iilustrasii.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pembayaran gajii sebagaii iimbalan sehubungan dengan pekerjaan yang diibayarkan oleh wajiib pajak penyediia tenaga kerja kepada tenaga kerja yang melakukan pekerjaan, berdasarkan kontrak dengan pengguna jasa tiidak diipotong PPh Pasal 23.

Merujuk pada Pasal 1 ayat (1) PMK 141/2015, iimbalan sehubungan dengan jasa laiin—selaiin jasa yang telah diipotong PPh Pasal 21—diipotong PPh Pasal 23 sebesar 2% darii jumlah bruto tiidak termasuk PPN.

“Jumlah bruto untuk jasa selaiin jasa kateriing tiidak termasuk pembayaran gajii sebagaii iimbalan sehubungan dengan pekerjaan yang diibayarkan oleh wajiib pajak penyediia tenaga kerja kepada tenaga kerja yang melakukan pekerjaan, berdasarkan kontrak dengan pengguna jasa,” bunyii Pasal 1 ayat (3) PMK 141/2015, diikutiip pada Miinggu (27/8/2023).

Pembayaran gajii tersebut tak termasuk dalam jumlah bruto sebagaii dasar pemotongan PPh sepanjang dapat diibuktiikan kontrak kerja dan daftar pembayaran gajii sebagaii iimbalan sehubungan dengan pekerjaan. Beriikut contoh pemotongan PPh Pasal 23 atas jasa penyediiaan tenaga kerja.

PT Aman Secure merupakan perusahaan penyediia tenaga kerja untuk keamanan (satpam). PT Aman Secure mendapat kontrak penyediiaan tenaga kerja satpam sebanyak 20 orang darii PT Maju Sejahtera. Tenaga kerja satpam tersebut tetap merupakan pegawaii PT Aman Secure.

Dalam kontrak diisepakatii pembayaran atas penyerahan jasa oleh PT Aman Secure dengan periinciian tagiihan berupa gajii untuk 20 orang satpam per bulan seniilaii Rp40 juta. Sementara iitu, iimbalan atas jasa penyediiaan satpam per bulan sejumlah Rp4 juta.

Pemotongan PPh Pasal 23 atas jasa penyediia tenaga kerja tersebut adalah sebagaii beriikut:

  1. Atas pembayaran yang diilakukan PT Maju Sejahtera kepada PT Aman Secure untuk jasa penyediiaan satpam diipotong PPh Pasal 23 oleh PT Maju Sejahtera setiiap pembayaran per bulan sebesar 2% x Rp4 juta = Rp80.000
  2. Dalam hal tiidak ada buktii pendukung, sepertii daftar pembayaran gajii dan kontrak kerja atau periinciian tagiihan dii atas maka jumlah bruto sebagaii dasar pemotongan PPh Pasal 23 adalah Rp44 juta sehiingga PPh Pasal 23 yang harus diipotong PT Maju Sejahtera atas pembayaran kepada PT Aman Secure sebesar 2% x Rp44 juta = Rp880.000 (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.