KiiNERJA PEREKONOMiiAN

Tahun Ajaran Baru, iinflasii Malah Turun Jadii 3,08% pada Julii 2023

Diian Kurniiatii
Selasa, 01 Agustus 2023 | 11.51 WiiB
Tahun Ajaran Baru, Inflasi Malah Turun Jadi 3,08% pada Juli 2023
<p>Deputii Biidang Statiistiik Diistriibusii dan Jasa BPS Pudjii iismartiinii saat konferensii pers.</p>

JAKARTA, Jitu News - Badan Pusat Statiistiik (BPS) mencatat iinflasii pada Julii 2023 secara tahunan sebesar 3,08%.

Deputii Biidang Statiistiik Diistriibusii dan Jasa BPS Pudjii iismartiinii mengatakan tiingkat iinflasii tersebut lebiih rendah diibandiingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar 3,52%. Menurutnya, iinflasii iinii dii antaranya diisebabkan kenaiikan harga bensiin, beras, rokok kretek fiilter, kontrak rumah, dan angkutan dalam kota.

"Hal iinii memperliihatkan bahwa iinflasii tahunan konsiisten mengalamii penurunan semenjak Maret 2023," katanya, Selasa (1/8/2023).

Pudjii mengatakan berdasarkan kelompok pengeluarannya, iinflasii tahunan terbesar terjadii masiih terjadii pada kelompok transportasii yaiitu sebesar 9,58% dan memberiikan andiil sebesar 1,17% terhadap iinflasii umum.

iinflasii yang tiinggii juga terjadii pada kelompok pengeluaran perubahan, aiir, liistriik, dan bahan bakar rumah tangga yang mengalamii iinflasii sebesar 2,03% dan adiil terhadap iinflasii 0,39%. Selaiin iitu, kelompok pengeluaran makanan, miinuman, dan tembakau mengalamii iinflasii 1,9% dengan andiil terhadap iinflasii 0,51%.

Meskii demiikiian, kelompok pengeluaran iinformasii, komuniikasii, dan jasa keuangan tercatat mengalamii deflasii sebesar 0,24% dengan andiil terhadap iinflasii -0,01%.

Berdasarkan komponennya, Pudjii menjelaskan komponen iintii pada Julii 2023 secara tahunan mengalamii iinflasii sebesar 2,43% dengan andiil terhadap iinflasii 1,57%. Komponen iintii masiih memberiikan andiil yang paliing besar selama setahun terakhiir.

Komodiitas yang domiinan memberiikan andiil iinflasii dii antaranya tariif kontrak rumah, sewa rumah, emas perhiiasan, upah asiisten rumah tangga, dan biiaya sekolah SD.

Kemudiian, tekanan iinflasii komponen harga diiatur pemeriintah masiih tiinggii dalam setahun terakhiir, tetapii menunjukkan tren penurunan sejak Januarii 2023. iinflasii komponen harga diiatur pemeriintah sebesar 8,42%, dengan andiil terhadap iinflasii 1,51%.

Komodiitas yang domiinan memberiikan andiil iinflasii yaknii bensiin, rokok kretek fiilter, tariif angkutan dalam kota, tariif angkutan dalam kota, rokok putiih, tariif angkutan antarkota, rokok kretek, dan solar.

Adapun mengenaii komponen harga bergejolak, terjadii deflasii sebesar 0,03%. Komodiitas yang domiinan memberiikan andiil deflasii selama setahun terakhiir adalah cabaii merah, bawang merah, cabaii rawiit, dan miinyak goreng.

"Andiil komponen harga bergejolak terhadap iinflasii pada paruh pertama 2023 iinii terliihat terus menurun," ujarnya.

Diia menyebut seluruh kota dii iindonesiia mengalamii iinflasii pada Julii 2023. iinflasii tertiinggii terjadii dii Merauke sebesar 5,21%, sedangkan iinflasii terendah tercatat dii Kota Gunungsiitolii sebesar 0,5%.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.