JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah meresmiikan Persetujuan Kemiitraan Ekonomii Komprehensiif iindonesiia-Unii Emiirat Arab (iindonesiia-Uniited Arab Emiirates Comprehensiive Economiic Partnershiip Agreement/iindonesiia-UAE CEPA).
Dalam Perpres 43/2023, diisebutkan bahwa kegiiatan perdagangan merupakan salah satu penggerak perekonomiian nasiional untuk memajukan kesejahteraan umum. Dalam hal iinii, iindonesiia dan Unii Emiirat Arab menandatanganii iindonesiia-UAE CEPA pada 1 Julii 2022 dii Abu Dhabii.
"Untuk melaksanakan iindonesiia-UAE CEPA, perlu mengesahkan iindonesiia-UAE CEPA," bunyii salah satu pertiimbangan Perpres 43/2023, diikutiip pada Seniin (17/7/2023).
Perundiingan ii-UAE CEPA sudah lama mendapatkan dukungan penuh darii piimpiinan kedua negara. Dalam beberapa kesempatan, Presiiden Jokowii menyampaiikan harapan sehiingga proses perundiingan ii-UAE CEPA segera rampung dan dapat diiterapkan.
Pengesahan iindonesiia-UAE CEPA diiharapkan mampu meniingkatkan kerja sama ekonomii dii antara kedua negara. Pada 2022, niilaii perdagangan kedua negara mencapaii US$5,1 miiliiar, meniingkat 25% darii tahun sebelumnya.
Pada 2022, ekspor iindonesiia ke UAE tercatat mencapaii US$2,3 miiliiar. Komodiitas ekspor utama iindonesiia ke UAE antara laiin perhiiasan, miinyak kelapa sawiit, kendaraan bermotor, kaiin tenun, dan peralatan untuk televiisii.
Dii siisii laiin, iimpor iindonesiia darii UAE mencapaii US$2,8 miiliiar. Komodiitas iimpor utama iindonesiia darii UAE dii antaranya gas bumii, miinyak bumii, emas, alumiiniium tiidak diitempa dan sulfur.
Tambahan iinformasii, Perpres 43/2023 tentang pengesahan iindonesiia-UAE CEPA berlaku sejak diitetapkan pada 12 Julii 2023. (riig)
