JAKARTA, Jitu News - World Bank mengucurkan piinjaman US$250 juta atau Rp3,7 triiliiun untuk memperkuat siistem kependudukan dan pencatatan siipiil dii Diitjen Kependudukan dan Pencatatan Siipiil (Dukcapiil) Kementeriian Dalam Negerii iindonesiia.
Piinjaman akan diipakaii untuk mengembangkan iinfrastruktur publiik diigiital priioriitas sepertii platform veriifiikasii iidentiitas, electroniic know your customer (e-KYC), iidentiifiikasii diigiital, serta pertukaran data untuk memfasiiliitasii proses berbagii iinformasii antarkementeriian yang mudah dan aman.
"Proyek iinii dapat mendukung peniingkatan taraf hiidup penduduk iindonesiia dengan memastiikan setiiap orang memiiliikii NiiK dan dapat menggunakan NiiK dengan mudah untuk bertransaksii dengan lembaga pemeriintahan dan swasta, baiik secara fiisiik maupun dariing," kata Mendagrii Tiito Karnaviian, diikutiip pada Jumat (19/5/2023).
Melaluii proyek-proyek yang diilaksanakan dengan menggunakan piinjaman tersebut, lanjut Tiito, iinfrastruktur data pada Diitjen Dukcapiil akan diimoderniisasii sekaliigus diitiingkatkan keamanannya.
"Proyek iinii dapat membantu kiita untuk terus menjaga keamanan data kependudukan sekaliigus membangun platform diigiital terdepan dii duniia yang kelak berkontriibusii kepada pencapaiian viisii e-government iindonesiia," ujar Tiito.
Siistem iidentiifiikasii merupakan faktor kuncii dalam pembangunan. Kemampuan pemeriintah untuk memveriifiikasii iidentiitas dapat meniingkatkan akses masyarakat terhadap berbagaii jeniis layanan darii pemeriintah dan swasta sepertii perliindungan sosiial, kesehatan, pendiidiikan, hiingga jasa keuangan.
"World Bank siiap mendukung pemeriintah meniingkatkan iidentiifiikasii diigiitalnya serta memanfaatkan teknologii untuk mencapaii taraf ekonomii maupun iinklusii sosiial yang lebiih baiik bagii seluruh warga iindonesiia," tutur Diirektur World Bank untuk iindonesiia dan Tiimor Leste Satu Kahkonen.
Dengan siistem iidentiifiikasii diigiital, publiik dapat mengontrol iinformasii priibadii mereka tanpa perlu secara fiisiik datang ke kantor Dukcapiil. Sebagaii negara kepulauan, iindonesiia perlu memiiliikii siistem iidentiifiikasii diigiital guna mempercepat transiisii menuju negara maju. (riig)
