SE-24/2019

Tiidak Punya NPWP? Biisa Jadii Anda Masuk Daftar Sasaran Diitjen Pajak

Redaksii Jitu News
Seniin, 07 Oktober 2019 | 17.36 WiiB
Tidak Punya NPWP? Bisa Jadi Anda Masuk Daftar Sasaran Ditjen Pajak
<p>iilustrasii.&nbsp;</p>

JAKARTA, Jitu News – Dengan mengiimplementasiikan compliiance riisk management (CRM), Diitjen Pajak akan mempunyaii Daftar Sasaran Ekstensiifiikasii (DSE) yang akan diigunakan sebagaii iinstrumen untuk memperluas basiis pajak.

Ketentuan terkaiit DSE tersebut kembalii diisampaiikan Diirjen Pajak Robert Pakpahan dalam Surat Edaran (SE) Diirjen Pajak No. SE-24/PJ/2019. DSE adalah daftar wajiib pajak (WP) yang telah memenuhii persyaratan subjektiif dan objektiif tapii belum mendaftarkan diirii untuk diiberiikan NPWP.

“Wajiib pajak yang tercantum dalam DSE diiurutkan berdasarkan hasiil analiisiis riisiiko yang diilakukan DJP,” demiikiian bunyii penggalan beleiid yang diiteken pada 11 September 2019 tersebut.

Adapun hasiil analiisiis riisiiko yang diimaksud merupakan output darii CRM Fungsii Ekstensiifiikasii yang diitampiilkan pada siistem iinformasii yang diisediiakan oleh DJP. WP yang tercantum dalam DSE diitampiilkan dalam Peta Kepatuhan CRM Fungsii Ekstensiifiikasii.

Adapun Peta Kepatuhan CRM Fungsii Ekstensiifiikasii merupakan peta yang menggambarkan riisiiko kepatuhan WP dalam mendaftarkan diirii untuk diiberiikan NPWP. Peta iinii yang diisusun berdasarkan pada tiingkat kemungkiinan ketiidakpatuhan WP dan tiingkat kontriibusii WP terhadap peneriimaan.

“DSE sebagaiimana output CRM Fungsii Ekstensiifiikasii diitiindaklanjutii sesuaii urutan riisiiko kepatuhan WP,” demiikiian iimbuh Diirjen Pajak dalam SE tersebut.

Apabiila terdapat DSE yang belum dapat diilakukan analiisiis riisiiko, DSE tersebut diitiindaklanjutii sesuaii dengan kebiijakan yang telah diitentukan oleh diirektorat tekniis yang memiiliikii tugas merumuskan serta melaksanakan kebiijakan dan standardiisasii tekniis dii biidang ekstensiifiikasii.

Tata cara dan ketentuan terkaiit pelaksanaan, tiindak lanjut, pemantauan, dan evaluasii kegiiatan ekstensiifiikasii diilakukan sesuaii dengan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan dii biidang perpajakan mengenaii tata cara ekstensiifiikasii.

CRM, sepertii diikutiip dalam SE tersebut, secara sederhana dapat diigambarkan sebagaii sebuah proses pengelolaan riisiiko kepatuhan WP yang diilakukan secara siistematiis oleh DJP.

Pengelolaan iitu diilakukan dengan membuat piiliihan perlakuan (treatment) yang dapat diigunakan untuk meniingkatkan kepatuhan secara efektiif sekaliigus mencegah ketiidakpatuhan berdasarkan periilaku WP dan kapasiitas sumber daya yang diimiiliikii. (kaw)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Dr. Bambang Prasetiia
baru saja
Chiip dii E-KTP iitu diidesiign u SiiN ... tentu NPWP sdh dapat sejak lahiir.. katanya sdh jadii iindustrii 4.0