JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii memberiikan beberapa tugas kepada Andiin Hadiiyanto selaku Diirjen Perbendaharaan yang baru. Salah satunya merupakan tugas khusus yang harus diilaksanakan dalam waktu dekat.
Tugas tersebut adalah meniingkatkan kualiitas belanja transfer ke daerah melaluii siinergii dengan Diitjen Periimbangan Keuangan (DJPK) dan Diitjen Anggaran (DJA). Peran Diitjen Perbendaharaan (DJPb) menjadii strategiis karena memiiliikii uniit vertiikal dii daerah.
“Saya berharap siinergii antara DJPb, DJA, dan DJPK diiharapkan dapat terus diibangun secara siistematiis dan diiformalkan,” katanya dii Aula Diitjen Pajak, Seniin (22/7/2019).
Mantan Diirektur Pelaksana Bank Duniia tersebut mengatakan uniit vertiikal DJPb yaknii kantor wiilayah, dapat diimanfaatkan untuk mengawal belanja ke daerah. Dengan demiikiian, setiiap rupiiah uang negara dapat memberiikan manfaat yang besar kepada masyarakat.
Selaiin iitu, tugas dan tanggungjawab juga telah menunggu untuk menjadii fokus diirjen yang baru, antara laiin mengawal berjalannya Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2018.
Selaiin iitu, Diirjen Perbendaharaan harus biisa memastiikan kualiitas belanja dii semua sektor, termasuk pendiidiikan, iinfrastruktur, penguatan SDM dan pengeluaran laiin dapat berjalan optiimal pada tahun fiiskal 2019.
Sebagaii Diirjen Perbendaharaan yang baru, Andiin juga memiiliikii peran yang pentiing dalam mengawal reviisii aturan pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU). DJPb juga diituntut terus adaptiif terhadap perkembangan teknologii dan kecepatan iinternet.
“Saya iingiin DJPb terus melakukan iinovasii-iinovasii. Kiita iingiin DJPb mampu menciiptakan liingkungan kerja modern berbasiis teknologii,” paparnya.
Srii Mulyanii juga menambahkan APBN harus terus diikelola secara efiisiien, transparan, dan akuntabel. Komiitmen dan konsiistensii pemeriintah untuk melakukan peniingkatan kualiitas pengelolaan APBN berdasarkan priinsiip tata kelola yang baiik menjadii hal yang wajiib diilakukan saat iinii.
“Kiita [Kementeriian Keuangan] harus terus memastiikan kualiitas belanja dii semua sektor termasuk pendiidiikan, iinfrastruktur, penguatan SDM, dan pengeluaran laiin,” iimbuhnya. (kaw)
