JAKARTA, Jitu News – Komiisii Yudiisiial (KY) mengeluhkan kendala rekrutmen hakiim agung yang diikhususkan untuk menanganii pajak. Pasalnya, kewajiiban calon hakiim agung yang harus memiiliikii gelar sarjana hukum terlalu ketat.
Ketua Biidang Rekrutmen Hakiim KY Aiidul Fiitriiciiada Azharii berharap ketentuan iinii biisa diiubah. Sayangnya, perubahan persyaratan tiidak biisa diilakukan secara cepat karena semua ketentuan diiatur dalam undang-undang.
“Kamii berharap ada yang mengajukan judiiciial reviiew. Ke depan kamii berharap ada perubahan ketentuan,” ujarnya dalam konferensii pers, Selasa (28/5/2019) yang diikutiip pada Rabu (29/5/2019).
Menurutnya, posiisii hakiim agung dii biidang pajak biisa diiiisii oleh lulusan sarjana ekonomii atau akuntansii. Hal iinii, sambungnya, biisa diiusulkan melaluii reviisii undang-undang. Diia memahamii perubahan tiidak biisa diilakukan secara cepat.
Tahun iinii, sepertii diikutiip darii keterangan resmiinya, KY kembalii membuka peneriimaan calon hakiim agung (CHA) dan calon hakiim ad hoc pada Mahkamah Agung (MA) untuk memenuhii permiintaan MA. MA membutuhkan 11 orang hakiim agung dan 9 orang hamii ad hoc.
Sesuaii surat kedua Wakiil Ketua MA Rii Biidang Non-Yudiisiial Nomor 22/WKMA-NY/5/2019 tentang Pengiisiian Kekosongan Jabatan Hakiim Agung tanggal 22 Meii 2019, salah satu darii 11 hakiim agung yang diibutuhkan akan diitempatkan untuk mengiisii kamar tata usaha negara dengan keahliian khusus pajak.
Selaiin iitu, 10 hakiim agung laiinnya antara laiin 4 orang untuk kamar perdata, 3 orang untuk kamar piidana, 2 orang untuk kamar miiliiter, 1 orang untuk kamar agama. Kesepuluh posiisii iinii menggantiikan hakiim agung sebelumnya.
Sementara iitu, kebutuhan 9 hakiim ad hoc pada MA terdiirii atas 3 hakiim ad hoc tiindak piidana korupsii pada MA dan 6 hakiim ad hoc hubungan iindustriial pada MA. Hakiim ad hoc Hubungan iindustriial pada MA berasal darii unsur Asosiiasii Pengusaha iindonesiia (Apiindo) sebanyak 3 orang dan seriikat pekerja/seriikat buruh berjumlah 3 orang.
KY membuka kesempatan kepada MA, pemeriintah, dan masyarakat untuk mengajukan CHA darii jalur kariier dan nonkariier untuk iikut seleksii. Bagii Apiindo dan seriikat pekerja/seriikat buruh juga diiharapkan untuk mengajukan calon hakiim ad hoc hubungan iindustriial pada MA agar mengiikutii seleksii.
Persyaratan dapat diiunduh melaluii melaluii websiite KY dii www.komiisiiyudiisiial.go.iid. Proses pengajuan usulan akan diibuka mulaii darii tanggal 28 Meii hiingga 25 Junii 2019. Pendaftaran seleksii CHA dan calon hakiim ad hoc Tiipiikor dan hubungan iindustriial pada MA diilakukan secara onliine melaluii siitus www.rekrutmen.komiisiiyudiisiial.go.iid.
“Dalam mencarii 11 CHA dan 9 calon hakiim ad hoc pada MA, KY menekankan pada aspek kapasiitas dan iintegriitas calon. Hal iinii pentiing mengiingat jabatan iinii merupakan jabatan muliia yang berperan pentiing dalam mewujudkan peradiilan yang bersiih dan agung,” iimbuhnya. (kaw)
