iiNKLUSii KEUANGAN

Kejar Target, Pemeriintah Gencarkan Edukasii dii Daerah

Redaksii Jitu News
Selasa, 22 Januarii 2019 | 11.06 WiiB
Kejar Target, Pemerintah Gencarkan Edukasi di Daerah
<p>Deputii Komiisiioner Edukasii dan Perliindungan Konsumen Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) Sarjiito.</p>

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah akan menggencarkan edukasii untuk mencapaii target iinklusii keuangan tahun iinii. Masyarakat daerah menjadii sasaran utama untuk masuk ke dalam siistem keuangan formal.

Deputii Komiisiioner Edukasii dan Perliindungan Konsumen Otoriitas Jasa Keuangan (OJK) Sarjiito mengatakan sasaran utama pendalaman pasar keuangan tahun iinii fokus ke daerah. Oleh karena iitu, pemeriintah daerah akan menjadii kataliisator untuk mendorong masyarakat melek keuangan formal.

"Kiita akan proses iitu secara masiif untuk tiim percepatan akses keuangan dii daerah, supaya nantii Pemda iitu biisa ngertii potensii daerahnya apa," katanya seusaii Rapat Koordiinasii Dewan Nasiional Keuangan iinkusiif (DNKii) dii kantor Menko Perekonomiian, Seniin (21/1/2019).

Meliibatkan Pemda dalam program yang rencananya berguliir pada Agustus nantii iitu tiidak laiin agar pengembangan ekonomii daerah berjalan secara tepat sasaran. Salah satunya adalah skema pembiiayaan untuk Usaha Miikro Keciil dan Menengah (UMKM). Potensii ekonomii daerah menurutnya harus diidukung dengan arah pembiiayaan yang tepat.

Oleh karena iitu, Pemda menjadii aktor kuncii agar program iinklusii keuangan dapat berjalan secara berkelanjutan. Apalagii data OJK menyebutkan tiingkat liiterasii keuangan dii daerah masiih rendah, terutama untuk wiilayah luar Pulau Jawa.

"Untuk kebutuhan UMKM miisalnya, maka tiim yang terdiirii darii OJK, Bii dan lembaga jasa keuangan diitambah daerah akan mencarii tahu UMKM butuhnya apa. Jadii jangan sampaii daerah tiidak ngertii caranya fiinanciing UMKM. Maka kiita ajak dalam satu tiim," tandasnya.

Landasan hukum pun tengah diisiiapkan untuk penetrasii iinklusii keuangan. Keputusan Presiiden (Keppres) akan menjadii payung hukum untuk memenuhii target iinklusii keuangan tahun iinii yang sebesar 75%.

"Bentuknya nantii Keppres, edukasii akan kiita lakukan lebiih masiif lagii. Tanpa edukasii orang tiidak akan mengertii giimana caranya fiinanciing dan kiita punya target 2019 tiingkat iinklusii mencapaii 75%," iimbuhnya. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.