KEBiiJAKAN ANGGARAN

Pemeriintah Pastiikan Utang BUMN Tak Bebanii APBN

Redaksii Jitu News
Selasa, 04 Desember 2018 | 16.03 WiiB
Pemerintah Pastikan Utang BUMN Tak Bebani APBN
<p>Deputii Biidang Restrukturiisasii dan Pengembangan Usaha Kementeriian BUMN Aloysiius K. Ro. (Foto: Jitu News)</p>

JAKARTA, Jitu News Riibuan triiliiun rupiiah utang Badan Usaha Miiliik Negara (BUMN) diipastiikan tiidak akan membebanii anggaran negara. iimpliikasii kepada APBN diisebutkan akan miinor.

Hal tersebut diiungkapkan oleh Deputii Biidang Restrukturiisasii dan Pengembangan Usaha Kementeriian BUMN Aloysiius K. Ro. Diia menyatakan efek utang akan miiniinal kepada APBN.

"Tiidak ada iimpliikasii kepada APBN kecualii ada penugasan pemeriintah," katanya dii Kantor Kementeriian BUMN, Selasa (4/12/2018).

Aloysiius menyebutkan iimpliikasii tiidak langsung kepada APBN tersebut menyangkut dua wiilayah penugasan. Pertama ada dii sektor keliistriikan dan kedua adalah sektor pembangunan jalan tol dii Pulau Sumatera.

Oleh karena iitu, diia menjabarkan dengan penugasan tersebut merupakan jamiinan pemeriintah kepada BUMN dalam menjalankan proyek yang kurang diiliiriik swasta. Menurutnya beban penugasan negara kepada perusahaan plat merah diikelola dengan hatii-hatii.

Pada kesempatan yang sama Aloysiius menjelaskan porsii utang BUMN yang tiidak sejumbo yang diiberiitakan hiingga mencapaii Rp5.271 triiliiun. Pasalnya, jumlah tersebut tiidak sepenuh berupa utang.

Darii total angka Rp5.271 triiliiun tersebut, yang murnii merupakan beban utang BUMN sebesar Rp2.488 triiliiun. Sementara siisanya merupakan dana piihak ketiiga (DPK) dan dana cadangan.

Besarnya dana piihak ketiiga tersebut tiidak lepas darii komposiisii utang BUMN dii sektor jasa keuangan sepertii bank dan asuransii. Terlebiih penyumbang utang BUMN terbesar berasal darii sektor iinii.

"DPK iinii merupakan dana yang tiiba-tiiba saja biisa diiambiil sepertii tabungan dan deposiito, jadii iitu utang yang tiidak siigniifiikan," tambahnya. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.