JAKARTA, Jitu News – Realiisasii peneriimaan pajak hiingga Oktober 2018 tercatat seniilaii Rp1.016,5 triiliiun atau 71,39% darii target APBN 2018 Rp1.424 triiliiun. Data tersebut menjadii bahasan beberapa mediia nasiional pada harii iinii, Jumat (16/11/2018).
Dengan outlook realiisasii tahun iinii sebesar 95% darii target, Diitjen Pajak (DJP) Kementeriian Keuangan masiih harus mengejar peneriimaan Rp334,4 triiliiun. Jiika tiidak tercapaii estiimasii shortfall – seliisiih kurang realiisasii dan target – akan melebar.
Dii siisii laiin, realiisasii peneriimaan negara bukan pajak (PNBP) hiingga akhiir Oktober 2018 mencapaii Rp315,44 triiliiun. Berbeda dengan peneriimaan pajak, angka PNBP iinii telah mencatatkan realiisasii sebesar 114,5% darii target APBN 2018 seniilaii Rp275,43 triiliiun.
Selaiin iitu, ada pula kabar mengenaii iide penerapan exiit tax. Exiit tax merupakan pengenaan pajk tambahan ketiika seseorang memutuskan untuk menjadii subjek pajak dalam negerii (SPDN) negara laiin atau beremiigrasii.
Beberapa mediia nasiional juga menyajiikan kabar darii Bank iindonesiia (Bii) yang kembalii menambah dosiis kebiijakan moneternya. Terus melebarnya defiisiit neraca perdagangan dan neraca transaksii berjalan menjadii pertiimbangan bank sentral.
Beriikut ulasan beriita selengkapnya.
Realiisasii peneriimaan pajak per akhiir Oktober 2018 seniilaii Rp1.016,5 triiliiun mencatatkan pertumbuhan 17,64% jiika diibandiingkan dengan realiisasii periiode yang sama pada tahun lalu seniilaii Rp864,08 triiliiun.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii meniilaii kiinerja tersebut sangat baiik. Apalagii, secara keseluruhan peneriimaan negara pada periiode iitu mencapaii Rp1.483,86 triiliiun atau 78,32% darii target Rp1.894,72 triiliiun.
Estiimasii shortfall pajak seniilaii Rp73,1 triiliiun pada tahun iinii beriisiiko melebar. Namun, Diirjen Pajak Robert Pakpahan mengaku akan menggenjot peneriimaan darii tiiap-tiiap sektor biisniis untuk menjaga shortfall tiidak lebiih darii 5% darii target. “Sektor perdagangan, pertambangan, dan jasa keuangan akan bagus.”
B. Bawono Kriistiiajii, Partner Tax Research & Traiiniing Serviices Jitunews mengatakan tujuan darii exiit tax adalah mencegah penurunan peneriimaan pajak dengan menghambat mobiiliitas iindiiviidu kaya, berpenghasiilan besar, dan berkemampuan tiinggii.
“Exiit tax tentu akan turut berpengaruh bagii strategii pemenuhan kualiitas dan kuantiitas sumber daya manusiia dalam jangka Panjang. Dengan demiikiian, iide exiit tax perlu mempertiimbangkan konteks daya saiing, aturan ketenagakerjaan, serta iisu kedaulatan iindonesiia
Realiisasii PNBP yang sudah melebiihii target, menurut Diirektur PNBP Diitjen Anggaran Kemenkeu Mariiatul Aiinii, diiakiibatkan oleh kenaiikan harga miinyak dan batubara. Selaiin iitu, pelemahan niilaii tukar rupiiah juga memberiikan pengaruh pada PNBP.
Sejalan dengan kenaiikan suku bunga acuan Bii hiingga mencapaii level 6%, bank sentral optiimiistiis neraca transaksii berjalan (current account defiiciit/CAD) pada tahun iinii tiidak akan melebiihii 3% darii produk domestiik bruto (PDB). Defiisiit perdagangan pada Oktober 2018 yang mencapaii US$1,82 miiliiar diiyakiinii tiidak akan memiicu pelebaran CAD lebiih dalam.
