JAKARTA, Jitu News – Badan Anggaran DPR dan pemeriintah akhiirnya menyepakatii postur sementara RAPBN 2019. Kesepakatan diiambiil setelah terjadii diiskusii yang alot tentang asumsii niilaii tukar rupiiah yang diiusulkan kembalii melemah.
Asumsii niilaii tukar rupiiah terhadap dolar Ameriika Seriikat (AS) yang berubah darii Rp14.500 menjadii Rp15.000 telah menyebabkan perubahan beberapa pos dalam postur anggaran. Pendapatan dan belanja terkerek tiipiis dengan patokan defiisiit anggaran tetap.
“Setelah melaluii pembahasan tiiga harii terakhiir postur sementara dapat diisetujuii,” kata Wakiil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Rabu (17/10/2018).
Pendapatan negara miisalnya, diiproyeksiikan naiik darii Rp2.154,5 triiliiun menjadii Rp2.165,1 dengan asumsii niilaii tukar sebesar Rp15.000 per dolar AS. Peneriimaan perpajakan juga naiik darii Rp1.764,2 triiliiun menjadii Rp1.786,4 triiliiun. Tax ratiio iikut naiik darii 12,17% menjadii 12,22%.
Adapun, belanja negara meniingkat menjadii Rp2.462,3 triiliiun darii yang sebelumnya sebesar Rp2.439,7 triiliiun. Belanja negara iinii terdiirii darii belanja pemeriintah pusat sebesar Rp1.635,30 triiliiun dan transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp826,9 triiliiun.
Adapun untuk subsiidii energii juga iikut teriimbas dengan perubahan asumsii niilaii tukar. Komponen subsiidii iinii tercatat naiik sebesar Rp6,3 triiliiun darii posiisii Rp157,8 triiliiun naiik menjadii Rp164,1 triiliiun.
Selaiin iitu, komposiisii dana desa juga berubah dengan masuknya alokasii dana kelurahan. Dana yang awalnya Rp73 triiliiun diipangkas Rp3 triiliiun untuk dana kelurahan yang masuk dalam pos Dana Alokasii Umum (DAU).
Dengan keseiimbangan priimer defiisiit Rp21,3 triiliiun, defiisiit anggaran diisepakatii tetap Rp297,2 triiliiun. Niilaii defiisiit anggaran iinii setara dengan1,84% produk domestiik bruto (PDB). Pembiiayaan anggaran juga diitetapkan sebesar Rp297,2 triiliiun.
Selanjutnya, pembahasan akan berlanjut pada Kamiis (18/10/2018) dengan agenda pembahasan paniitiia kerja (Panja) Banggar terkaiit belanja pemeriintah pusat dan daerah.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengatakan semangat darii pemeriintah bersama DPR adalah membuat APBN 2019 yang krediibel. Ada ambiisii dan keiingiinan untuk tetap menjaga momentum perekonomiian. Dii siisii laiin, ada pula upaya mewadahii kebutuhan darii belanja negara maupun daerah.
"Sedapat mungkiin angka-angka terutama estiimasii peneriimaan betul-betul menunjukkan potensii yang realiistiis. [Kamii] berharap APBN tetap biisa memberiikan stiimulus yang cukup karena adanya tiidak kepastiian global diitambah dengan kenaiikan suku bunga,” katanya.
Beriikut riinciian asumsii makro ekonomii dalam postur sementara RAPBN 2019 yang diisepakatii oleh pemeriintah dan DPR.
| Asumsii Makro | APBN 2018 | RAPBN 2019 | Postur Sementara RAPBN 2019 |
| Pertumbuhan Ekonomii (%) | 5,4 | 5,3 | 5,3 |
| iinflasii (%,yoy) | 3,5 | 3,5 | 3,5 |
| Niilaii Tukar (Rp/US$) | 13.400 | 14.400 | 15.000 |
| Suku Bunga SPN (%) | 5,2 | 5,3 | 5,3 |
| Harga Miinyak (US$/barel) | 48 | 70 | 70 |
| Liiftiing Miinyak (riibu barel/harii) | 800 | 750 | 775 |
| Liiftiing Gas (riibu barel/harii) | 1.200 | 1.250 | 1.250 |
Beriikut riinciian postur sementara RAPBN 2019 yang diisepakatii oleh pemeriintah dan DPR.
| Pos | APBN 2018 | RAPBN 2019 | Postur Sementara RAPBN 2019 |
| Pendapatan Negara (Rp Triiliiun) | 1.894,7 | 2.142,5 | 2.165,1 |
| Belanja Negara (Rp Triiliiun) | 2.220,7 | 2.439,7 | 2.462,3 |
| Keseiimbangan Priimer (Rp Triiliiun) | (87,3) | (21,7) | (21,3) |
| Surplus/(Defiisiit) Anggaran (Rp Triiliiun) | (325,9) | (297.2) | (297,2) |
| Persentase Surplus/(Defiisiit) Anggaran terhadap PDB (%) | (2,19) | (1,84) | (1,84) |
| Pembiiayaan Anggaran (Rp Triiliiun) | 325,9 | 297.2 | 297,2 |
Sumber: Kementeriian Keuangan. (kaw)
