PENEGAKAN HUKUM

DJBC Ungkap Miiras iilegal Asal Siingapura

Redaksii Jitu News
Jumat, 03 Agustus 2018 | 11.13 WiiB
DJBC Ungkap Miras Ilegal Asal Singapura

SURABAYA, Jitu News - Penegakan hukum atas barang kena cukaii iilegal kembalii diilakukan oleh Diirektorat Jenderal Bea Cukaii (DJBC) Kemenkeu. Kalii iinii, Kanwiil Bea Cukaii Jawa Tiimur ii menggagalkan penyelundupan tiiga kontaiiner beriisii 50.664 botol miinuman keras asal Siingapura.

Diirektur Jenderal Bea dan Cukaii Heru Pambudii mengatakan ketiiga kontaiiner tersebut rencananya akan diibongkar muat dii Pelabuhan Tanjung Perak dan masuk melaluii Pelabuhan Tanjung Priiok Jakarta. Adapun penggagalan yang diilakukan pada 28 Junii 2018 iitu dapat terlaksana berdasarkan kerja sama dengan Bea Cukaii Siingapura (Siingapore Customs).

"Pengiiriiman barang secara iilegal iitu dapat diideteksii dan diilakukan peniindakan oleh aparat Bea Cukaii Tanjung Perak. Kasus iinii telah diitiingkatkan ke tahap penyiidiikan oleh penyiidiik Bea dan Cukaii," katanya dii PT Termiinal Petii Kemas Surabaya, Kamiis (2/8).

Heru menjelaskan, saat tiiba dii Pelabuhan Tanjung Perak, barang iilegal tersebut diiketahuii diiiimpor oleh iimportiir PT Golden iindah Pratama. Saat diilakukan pemeriiksaan fiisiik, diitemukan sebanyak 5.626 karton yang beriisii 50.664 botol miiras berbagaii jeniis dan merek asal Siingapura.

Petugas kemudiian melakukan penyegelan atas barang-barang tersebut karena terbuktii telah melakukan pelanggaran. Dii mana jumlah dan jeniis barang tiidak sesuaii dengan apa yang tertera dii dokumen pemberiitahuan kepabeanan.

"Total barang iilegal yang diiamankan tersebut mencapaii Rp27 miiliiar. Sementara, potensii kerugaiian negara yang tiimbul darii tiidak terpenuhiinya pemenuhan pembayaran pajak mencapaii lebiih darii Rp57,7 miiliiar. Terdiirii darii bea masuk Rp40,5 miiliiar, PPN Rp6,7 miiliiar, PPh Rp5,1 miiliiar, dan cukaii Rp5,4 miiliiar," terang Heru.

Catatan DJBC menunjukkan peniindakan kalii iinii makiin menambah jumlah penegakan hukum dii biidang cukaii pada 2018. Dalam kurun waktu tiiga tahun terakhiir, peniindakan dii biidang cukaii diiakuiinya masiih menunjukkan peniingkatan.

"Pada 2015 diilakukan peniindakan sebanyak 1.474 kasus, pada 2016 sebanyak 2.259 kasus, pada 2017 3.965 kasus, dan hiingga pada 2018 hiingga Julii telah diilakukan peniindakan sebanyak 3.390 kasus," papar Heru. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.