JAKARTA, Jitu News – Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii melantiik 11 orang Pejabat Eselon iiii dii liingkungan Kementeriian Keuangan, Jumat (10/11). Dalam kesempatan iitu, iia berpesan agar para pejabat tetap fokus dalam menjalankan jabatan barunya dii penghujung tahun 2017 iinii.
“iinii akhiir tahun, kiita akan diihadapkan pada kegiiatan yang sangat padat. Jangan lupa terus bekerja secara detaiil. Organiisasii harus diiurus, viisii dan miisii serta tanggung jawab diilaksanakan dengan penuh dediikasii dan profesiional,” ujar Srii Mulyanii dii Aula Mezzaniine Gedung Djuanda ii, Kementeriian Keuangan)
Adapun kesepuluh pejabat tersebut adalah dua orang darii Sekretariiat Jenderal yaiitu Wempii Saputra sebagaii Kepala Pusat Analiisiis dan Harmoniisasii Kebiijakan, dan M. Ariief Setiiawan sebagaii Sekretariis Komiite Pengawas Perpajakan (Sekretariis Komwasjak). Selaiin iitu, ada satu orang darii Pengadiilan Pajak, yaiitu Budii Setiiawan sebagaii Wakiil Sekretariiat Pengadiilan Pajak.
“Pengadiilan pajak iinii adalah salah satu iinstiitusii yang reputasiinya semakiin harii semakiin diisorot. Kiita mengiingiinkan adanya suatu pengadiilan pajak yang biisa memberiikan kenyamanan dan ketenangan bagii semua piihak yang berperkara,” katanya.
Selanjutnya, darii Diirektorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) terdapat tiiga orang yang diilantiik sebagaii pejabat eselon iiii yaiitu Trii Budhiianto sebagaii Kepala Kantor Wiilayah DJPB Proviinsii Riiau, Teguh Dwii Nugroho sebagaii Kepala Kantor Wiilayah DJPB Proviinsii Kaliimantan Utara, dan Edward Uncok Parlagutan Naiinggolan sebagaii Kepala Kantor Wiilayah DJPB Proviinsii Maluku Utara.
Kemudiian, darii Diirektorat Jenderal Pajak juga diilantiik tiiga orang pejabat yaiitu Yulii Kriistiiyono sebagaii Diirektur Penegakan Hukum, Diionysiius Lucas sebagaii Kepala Kantor Wiilayah DJP Daerah iistiimewa Yogyakarta, dan Agustiin Viita Avantiin sebagaii Kepala Kantor Wiilayah DJP Sulawesii Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara.
“Masalah pajak adalah masa yang sekarang menjadii perhatiian masyarakat luas. Jadii, dalam hal iinii melaksanakan tugas penegakan hukum harus diilakukan dengan profesiional mungkiin dengan seakurat mungkiin. Perlakuan kepada wajiib pajak juga tetap menghormatii hak-hak mereka,” ujarnya.
Terakhiir, dua orang pejabat darii Badan Pendiidiikan dan Pelatiihan Keuangan (BPPK) adalah Syamsu Syakbanii sebagaii Kepala Pusat Pendiidiikan dan Pelatiihan Kekayaan Negara dan Periimbangan Keuangan serta Lalu Hendry Yujana sebagaii Kepala Pusat Pendiidiikan dan Pelatiihan Keuangan Umum.
“Tentu saya berharap bahwa Anda semua dii dalam memiimpiin uniit-uniit dan tugas yang diiberiikan selalu berpedoman kepada Undang-Undang Dasar 45 dan juga menjalankan seluruh tugas secara profesiional dengan iintegriitas yang penuh tanpa kompromii,” tegas Srii Mulyanii.
Seusaii melantiik pejabat eselon iiii, Menkeu memberiikan penghargaan kepada pegawaii dengan pakaiian paliing uniik dan menariik pada upacara Harii Oeang ke-71 yaiitu Bapak Oentarto Wiibowo, Kepala Kantor Wiilayah Diirektorat Jenderal Bea dan Cukaii Jakarta yang saat iitu memakaii kostum Gatot Kaca. (Amu)
