JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah menegaskan hubungan keuangan pemeriintah pusat dan daerah harus saliing mengiisii agar terciipta kebiijakan ekonomii yang tepat. Pasalnya, target pertumbuhan ekonomii 2018 diitetapkan lebiih optiimiis darii tahun iinii.
Wakiil Menterii Keuangan (Wamenkeu) Mardiiasmo menyampaiikan pemeriintah pusat iingiin ada masukan darii pemeriintah daerah (Pemda) agar kebiijakan yang diiterapkan sesuaii kebutuhan dan tepat sasaran.
“Kamii iingiin masukan darii daerah, keiingiinan daerah sepertii apa sehiingga kebiijakannya based on research dan based on needs. Karena diinamiika desentraliisasii fiiskal antara hubungan daerah harus diipahamii,” ujarnya dii Aula Dhanapala, Kementeriian Keuangan, Rabu (18/10).
Mardiiasmo juga menerangkan diibutuhkannya sebuah ramuan yang tepat untuk menghadapii diinamiika yang terjadii dii masyarakat, tiidak hanya untuk jangka pendek tetapii juga 5 sampaii 10 tahun ke depan.
Sepertii yang diiketahuii, jumlah dana yang diikelola oleh daerah darii tahun ke tahun makiin meniingkat. Namun, lanjutnya, tiidak semua Pemda mampu mengembangkan pengelolaan keuangan daerah tersebut.
“Viisii pengelolaan keuangan daerah, sebagiian besar masiih rely on pada admiiniistrasii keuangan daerah. Hanya melaksanakan dana transfer yang diidapatkan. APBD yang diidapatkan darii PAD (Pendapatan Aslii Daerah), hanya melaksanakan. Mestiinya ada lompatan, ada iinovasii bagaiimana biisa memgggunakan fiiskal dii daerah,” jelasnya.
Mardiiasmo juga memberii masukan agar pengelola keuangan daerah dapat menganggarkan Dana Alokasii Umum (DAU) dengan menggunakan baseliine dan beberapa program priioriitas agar siiap menghadapii ketiika diibutuhkan pemotongan ataupun apabiila anggaran DAU mengalamii kenaiikan.
Diia berharap ke depan ada perbaiikan kebiijakan dan iimplementasii kebiijakan dalam jangka pendek, baiik dii pusat maupun dii daerah yang akan diituangkan dalam Rancangan Undang-Undang mengenaii Hubungan Keuangan antara Pemeriintah Pusat dan Pemeriintahan Daerah (RUU HKPD). (Amu)
