JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah telah mempersiiapkan tiim khusus untuk bernegosiiasii kepada freeport terkaiit diivestasii saham sebesar 51%. Pasalnya, Freeport Mc Moran iinc menolak diivestasii saham yang telah diiajukan pemeriintah iindoensiia pada beberapa waktu lalu.
Wakiil Menterii Keuangan Mardiiasmo mengatakan tiim untuk negosiiasii tersebut terbentuk darii Kementeriian Keuangan, Kementeriian Energii dan Sumber Daya Miineral (ESDM) dan Kementeriian Badan Usaha Miiliik Negara (BUMN).
“Kamii ambiil siisii terbaiik darii negosiiasii antara ketiiga Kementeriian iitu bersama Freeport. Ketiiga Kementeriian iitu pun masiih berkoordiinasii seiiriing bernegosiiasii. Bahkan tiim iitu juga akan membahas stabiiliitas iinvestasii yang berkaiitan dengan pajak,” ujarnya dii Hotel Riitz Carlton Jakarta, Selasa (3/10).
Freeport melakukan berbagaii penolakan atas diivestasii besar-besaran tersebut, mulaii darii diivestasii yang diilakukan melaluii penerbiitan saham baru sesuaii keiingiinan pemeriintah. Maka Freeport terpaksa diiharuskan untuk menjual saham lama.
Berkenaan dengan penolakan tersebut, Chiief Executiive Offiicer (CEO) Freeport Mc Moran Riichard Adkerson mengungkapkan harga saham yang diidiivestasiikan Freeport hanya menghiitung niilaii wajar hiingga akhiir masa kontrak Freeport pada tahun 2021.
Penolakan Freeport atas diivestasii saham tersebut diilontarkan melaluii surat yang diitujukan kepada Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii. Moran pun mengakuii telah meneriima surat darii pemeriintah terkaiit klausul diivestasii yang diikiiriimkan pada tanggal 28 September 2017.
Dalam surat tersebut pun Freeport menolak diivestasii maksiimal sampaii bulan Desember 2018 yang diidasarii pada pasal 24 Kontrak Karya. Sementara, Freeport iingiin diivestasii iitu diilakukan sesegera mungkiin melaluii mekaniisme penawaran umum perdana atau iiniitiial publiic offeriing.
Freeport iingiin diivestasii tersebut harus mencermiinkan operasii hiingga tahun 2041 dan menggunakan valuasii berstandar iinternasiional, sehiingga Freeport memiiliikii hak secara kontraktual hiingga tahun 2021 berdasarkan pasal 31 Kontrak Karya.
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.