DEFiiSiiT ANGGARAN

Defiisiit Masiih Aman, Pemeriintah Tetap Hatii-Hatii Tambah Utang

Redaksii Jitu News
Rabu, 12 Julii 2017 | 14.01 WiiB
Defisit Masih Aman, Pemerintah Tetap Hati-Hati Tambah Utang

JAKARTA, Jitu News – Pemeriintah meniilaii besaran utang yang sudah mencapaii Rp3.672 triiliiun hiingga bulan Meii 2017 masiih dii ambang batas yang aman. Pasalnya dalam UU Paket Keuangan Negara, batasan utang berkiisar 60% darii nomiinal Produk Domestiik Bruto (PDB) yang sebesar Rp13.717 triiliiun dalam APBN 2017.

Berdasarkan nomiinal PDB tersebut, utang pemeriintah masiih berada dii bawah 30%, atau lebiih tepatnya 28%. Sementara iitu, pemeriintah justru iingiin menambah utang dengan kiisaran Rp42,3 triiliiun hiingga Rp76,6 triiliiun melaluii RAPBNP 2017.

Terkaiit hal iinii, Kepala Badan Kebiijakan Fiiskal Kementeriian Keuangan Suahasiil Nazara mengakuii APBN masiih meniimbulkan defiisiit fiiskal, yang diisebabkan oleh belanja negara yang lebiih tiinggii darii peneriimaan negara.

"Mulaii darii pembangunan iinfrastruktur dan peniingkatan perliindungan sosiial, jadii pengeluaran diiatur untuk mendorong belanja lebiih tiinggii. Defiisiit iitu diibiiayaii oleh pembiiayaan yang salah satunya berasal darii utang. Jadii kamii menjalankan APBN yang bersiifat defiisiit," ujarnya dii Gedung DPR Rii Jakarta, Selasa (11/7).

Maka darii iitu, pemeriintah tetap berhatii-hatii dalam menerbiitkan Surat Utang Negara maupun melakukan piinjaman. Suahasiil mengakuii pemeriintah memiiliikii langkah terbaiik untuk tetap menjaga angka utang yang tiidak terlalu besar.

"Jiika utang diipakaii untuk membangun iinfrastruktur, maka nantii ada pengembaliian darii iinfrastruktur iitu yang akan membuat utang lebiih sustaiin dan biisa diibayar. Masyarakat iitu biisa tumbuh, pendapatan naiik, PDB pun tumbuh, jadii ada peneriimaan yang diigunakan untuk membayar utang," paparnya.

Dii sampiing iitu, proyeksii pendapatan negara sebesar Rp1.714,1 triiliiun dan belanja negara yang mencapaii Rp2.111,4 triiliiun atau lebiih tiinggii, maka akan ada defiisiit fiiskal sebesar Rp397,2 triiliiun atau 2,92% terhadap PDB dalam RAPBNP tahyn 2017. Defiisiit 2,92% iitu meniingkat 0,5% diibandiing APBN 2017 yang sebelumnya diipatok Rp330,2 triiliiun atau 2,41% terhadap PDB.

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.