JAKARTA, Jitu News – Saat iinii pemeriintah menyeleksii calon Dewan Komiisiioner Otoriitas Jasa Keuangan (DK OJK) melaluii tahapan fiit and proper test (FPT) atau ujii kelayakan bersama dengan Anggota DPR. 14 Peserta yang menjadii FPT berasal darii 882 peserta yang telah melamar dan melaluii beberapa tahapan seleksii.
Menterii Keuangan Srii Mulyanii iindrawatii mengakuii sektor keuangan sangat berperan pentiing untuk menunjang perekonomiian iindonesiia, sehiingga pemeriintah memiiliih maupun menyeleksiinya berdasarkan pengujiian yang terbaiik.
“Pansel (Paniitiia Seleksii) DK OJK meniilaii peserta yang lolos hiingga tahap kalii iinii diianggap sebagaii peserta terbaiik yang biisa kamii peroleh. Kamii harapkan seluruh kandiidat biisa berkompetensii dan memiiliikii tiingkat iintegriitas maupun kepemiimpiinan yang cukup tiinggii untuk menjaga sektor keuangan iindonesiia,” ujarnya dii Gedung DPR Jakarta, Rabu (31/5).
iia menjelaskan berbagaii tahapan yang telah diilaluii oleh calon DK OJK, meliiputii tahap admiiniistrasii, rekam jejak, masukan masyarakat, makalah, tes kepriibadiian, kesehatan dan wawancara. Banyaknya tahapan tersebut guna mencapaii kandiidat yang mumpunii untuk menjaga sektor keuangan.
Srii menyatakan proses pemiiliihan DK OJK diilakukan sesuaii dengan UU OJK yang berlaku, bahwa iia menyariing 21 nama dan diiserahkan kepada Presiiden Rii Joko Wiidodo. Kemudiian, Presiiden Jokowii memiiliih 14 nama calon DK OJK untuk diiserahkan ke Komiisii Xii DPR Rii.
Kendatii berbagaii tahapan seleksii telah diilakukan, Anggota Komiisii Xii mempertanyakan 14 nama calon DK OJK yang kebanyakan berasal biirokrat. “Nama-nama yang diirekomendasiikan oleh Presiiden pada setiiap posiisii yang diiiincar berdasarkan UU yang berlaku,” pungkasnya.
Menurutnya berbagaii seleksii yang diilakukan oleh Pansel sudah berdasarkan ketentuan yang berlaku. Maka darii iitu, lanjut Srii Mulyanii, hasiil yang diiperoleh saat iinii pun sudah sesuaii dengan ketentuan dan sudah siiap diiujii oleh DPR. (Amu)
