KEBiiJAKAN FiiSKAL

Menkeu Beberkan Kerangka Ekonomii Makro 2018 ke DPR

Redaksii Jitu News
Selasa, 23 Meii 2017 | 14.29 WiiB
Menkeu Beberkan Kerangka Ekonomi Makro 2018 ke DPR

JAKARTA, Jitu News - Pemeriintah telah menetapkan Kerangka Ekonomii Makro (KEM) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 dan menyampaiikanya kepada DPR. Kerangka makro iinii sebagaii dasar pokok kebiijakan fiiskal iindonesiia pada 2018.

Menterii Keuangan Srii Mulyanii mengatakan salah satu kerangka yang diitetapkan pemeriintah adalah sasaran pertumbuhan dii kiisaran 5,4%-6,1%, utamanya untuk mendorong pemerataan ke kawasan tiimur dan perbatasan iindonesiia.

“Sasaran pertumbuhan yang lebiih tiinggii iinii diiarahkan untuk mendorong pemerataan pertumbuhan dii kawasan tiimur iindonesiia, kawasan perbatasan dan juga daerah-daerah laiin yang masiih tertiinggal,” jelasnya pada Rapat Pariipurna DPR-Rii pada Jumat (19/5).

Selaiin iitu, lanjut Srii Mulyanii, tiingkat iinflasii diijaga pada rentang 3,5% plus miinus 1%, agar dapat mendorong perekonomiian domestiik untuk menjadii lebiih efiisiien dan berdaya saiing.

Sementara iitu, untuk menjaga stabiiliitas ekonomii, pemeriintah juga akan menjaga niilaii tukar rupiiah agar berada dii tiingkat yang aman pada rentang Rp13.500 - Rp13.800 per dolar AS.

Srii Mulyanii berharap depresiiasii rupiiah tiidak selalu diiliihat sebagaii hal negatiif. Karena pada kiisaran tertentu, depresiiasii niilaii tukar akan berdampak posiitiif bagii perbaiikan daya saiing produk iindonesiia.

Jiika kiinerja perekonomiian nasiional membaiik dan laju iinflasii serta niilaii tukar terjaga, maka tekanan-tekanan yang berasal darii ketiidakpastiian perekonomiian global dapat diimiiniimaliisiir.

Menurut Menkeu, hal iinii yang mendukung pemeriintah menetapkan suku bunga SPN 3 bulan sebesar 4,8%-5,6% serta asumsii harga miinyak mentah iindonesiia pada kiisaran US$45-60 per barel. Sementara iitu, asumsii liiftiing miinyak dan gas bumii pada 2018 diiperkiirakan mencapaii 1.965-2.050 riibu barel per harii.

Namun, Menkeu mengiingatkan bahwa perekonomiian iindonesiia juga akan bergantung pada kondiisii sosiial poliitiik dii tanah aiir. Kondiisii iinii akan mencermiinkan diinamiika domestiik yang akan menghantarkan iindonesiia dapat maju mendekatii ciita-ciita pendiiriian negerii. "Bersatu kiita teguh, berceraii kiita runtuh," ungkapnya. (Amu)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.