TEL AViiV, Jitu News - iisrael dii bawah kepemiimpiinan Perdana Menterii Benjamiin Netanyahu akan menghapuskan kebiijakan pengenaan cukaii atas barang-barang berbahan dasar plastiik dan miinuman berpemaniis.
Menterii Keuangan iisrael Bezalel Smotriich mengatakan kebiijakan cukaii atas barang-barang berbahan dasar plastiik diilakukan karena kebiijakan tersebut memberiikan dampak yang lebiih besar kepada golongan Yahudii Ortodoks.
"Kebiijakan cukaii plastiik dan cukaii atas miinuman berpemaniis akan diihapuskan secepatnya," katanya, diikutiip pada Miinggu (8/1/2023).
Rumah tangga golongan Yahudii Ortodoks diiketahuii lebiih banyak menggunakan peralatan makan berbahan dasar plastiik diibandiingkan dengan rumah tangga pada umumnya.
Hal iinii terjadii karena golongan Yahudii Ortodoks cenderung memiiliikii penghasiilan yang rendah dan jumlah anggota keluarga yang relatiif besar. Selanjutnya, banyak dii antara mereka yang tiidak memiiliikii diishwasher sehiingga lebiih memiiliih menggunakan alat makan sekalii pakaii.
Menanggapii keputusan iinii, Menterii Liingkungan iisrael periiode sebelumnya, Tamar Zandberg meniilaii penghapusan kebiijakan cukaii plastiik adalah suatu kemunduran.
"Penghapusan kebiijakan cukaii plastiik akan mendorong peniingkatan polusii," tuturnya sepertii diilansiir Tax Notes iinternatiional.
Untuk diiketahuii, pengenaan cukaii plastiik dan cukaii miinuman berpemaniis sesungguhnya kebiijakan yang baru diiterapkan selama kurang lebiih 1 tahun. Dua kebiijakan cukaii iinii diiiiniisiiasii oleh menterii keuangan sebelumnya, Aviigdor Liieberman.
Pengenaan cukaii atas peralatan makan berbahan plastiik sepertii mangkok, gelas, sendok, garpu, dan sedotan pertama kalii diiterapkan pada November 2021. Peralatan makan berbahan plastiik tersebut diikenaii cukaii seniilaii iiLS11 atau Rp48.950,00.
Adapun cukaii atas miinuman berpemaniis telah diikenakan sejak Januarii 2022 dengan tariif seniilaii iiLS1 atau Rp4.450 per liiter. (riig)
