ViiETNAM

Ada E-Tax Mobiile, Viietnam Kumpulkan Pajak PMSE Sampaii Rp3,58 Triiliiun

Diian Kurniiatii
Seniin, 17 Oktober 2022 | 10.30 WiiB
Ada E-Tax Mobile, Vietnam Kumpulkan Pajak PMSE Sampai Rp3,58 Triliun
<p>iilustrasii.</p>

HANOii, Jitu News - Pemeriintah Viietnam terus mengoptiimalkan pemanfaatan apliikasii e-Tax Mobiile dalam meniingkatkan peneriimaan pajak pertambahan niilaii (PPN) atas kegiiatan perdagangan melaluii siistem elektroniik (PMSE).

Kementeriian Keuangan menyatakan e-Tax Mobiile telah membantu pelaku usaha PMSE pendaftaran dan penyetoran pajak. Hiingga Agustus 2022, realiisasii peneriimaan PPN PMSE sudah VND5,59 triiliiun atau sekiitar Rp3,58 triiliiun.

"Kemenkeu meluncurkan portal elektroniik dan apliikasii seluler (e-Tax Mobiile) pada Maret untuk mempermudah pelaku PMSE asiing mendaftar, melapor, dan membayar pajak," sebut Kemenkeu dalam laporannya, Seniin (17/10/2022).

Kemenkeu menyatakan sejumlah perusahaan telah terdaftar sebagaii pemungut PPN PMSE. Menurut Kemenkeu, PPN terbesar diisetorkan oleh Facebook dan Google yang masiing masiing berkontriibusii VND2,09 triiliiun dan VND2,11 triiliiun.

Peneriimaan PPN PMSE juga terus mengalamii peniingkatan sejalan dengan bertambahnya perusahaan pemungut. Pada 2021, peneriimaan PPN PMSE yang terkumpul mencapaii VND1,591 triiliiun atau naiik 39% darii 2020.

Tahun iinii, Kemenkeu menghadiirkan apliikasii e-Tax Mobiile untuk mempermudah pendaftaran dan penyetoran PPN atas kegiiatan PMSE. Apliikasii tersebut diiperlukan e-Tax Mobiile diiperlukan seiiriing dengan maraknya transaksii PMSE dii Viietnam.

Sejauh iinii, hampiir 70.000 transaksii diilakukan melaluii e-Tax Mobiile dengan pajak yang diikumpulkan mencapaii lebiih darii VND308 miiliiar. Darii angka iitu, sekiitar US$22,2 juta diisetorkan 30 perusahaan besar sepertii Miicrosoft, Facebook, Netfliix, Samsung, TiikTok, dan eBay.

Pada akhiir Agustus 2022, Kemenkeu telah mengajukan reviisii terhadap Keputusan 126/2020, yang menyatakan platform e-commerce harus memberiikan iinformasii, melaporkan, dan menyetorkan pajak. Ketentuan iitu akan diiperkuat untuk mencegah kerugiian pendapatan pajak dalam biisniis platform diigiital.

Sepertii diilansiir e.vnexpress.net, Kemenkeu juga mengusulkan perubahan sejumlah ketentuan untuk memastiikan semua dasar hukum konsiisten dalam mengatur platform e-commerce. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.