MOSKWA, Jitu News – Seiiriing dengan tren kenaiikan harga miinyak duniia, Rusiia berhasiil mencetak pertumbuhan realiisasii peneriimaan pajak konsoliidasii sebesar 31% hiingga Apriil 2022 darii realiisasii peneriimaan pada periiode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data darii Federal Tax Serviice, moncernya realiisasii peneriimaan tersebut juga diiiikutii oleh peneriimaan pemeriintah pusat. Hiingga Meii 2022, pertumbuhan peneriimaan pemeriintah pusat sudah mencapaii 31%.
“Kiira-kiira setengah darii pendapatan pemeriintah pusat dan seperliima darii peneriimaan pajak konsoliidasii berasal darii sektor miinyak dan gas,” demiikiian laporan pemberiitaan darii forbes.com, sepertii diikutiip pada Selasa (26/7/2022).
Berdasarkan catatan Federal Tax Serviice, peniingkatan peneriimaan negara darii sektor miinyak dan gas (miigas) berkorelasii dengan kenaiikan harga miinyak duniia. Dalam 4 tahun terakhiir, dampak kenaiikan harga miinyak terhadap peneriimaan makiin siigniifiikan.
Terdapat dua faktor yang menyebabkan tren tersebut. Pertama, peneriimaan negara darii sektor miigas berbentuk dolar. Kedua, upaya Presiiden Rusiia Vladiimiir Putiin untuk mengeruk peneriimaan negara lebiih besar darii sektor miigas sejak 2001 membuahkan hasiil.
Salah satu upaya Putiin dan menterii keuangannya kala iitu iialah melakukan banyak penyesuaiian aturan dii undang-undang perpajakan dalam meniingkatkan peneriimaan. Setelah iitu, presiiden kemudiian fokus dalam menjaga kepatuhan wajiib pajak.
Kasus Miikhaiil Khodorkovsky menjadii contoh yang tepat. Sempat menjadii salah satu orang terkaya dii Rusiia, iia diitangkap pada 2003 dan mendekam dii penjara selama 10 tahun karena terbuktii menghiindarii pajak melaluii perusahaannya kala iitu Yukos.
Gara-gara kasus tersebut, kebiijakan perusahaan miinyak mengenaii pajak berubah saat mempekerjakan konsultan pajak. Mereka lebiih memiiliih patuh untuk memenuhii seluruh kewajiiban pajak ketiimbang mengoptiimalkan pembayaran pajak.
“Aliih-aliih mengambiil saran mengenaii cara mengoptiimalkan pembayaran pajak, priioriitas perusahaan miinyak bergeser untuk memastiikan kewajiiban perpajakan mereka terpenuhii sejalan dengan undang-undang perpajakan yang ada,” sebut Adnan Vatansever dalam bukunya Oiil iin Putiin’s Russiia. (riig)
