FiiLiiPiiNA

Pernah Terseret Kasus Pajak, Capres iinii Unggul dalam Pemiilu 2022

Diian Kurniiatii
Selasa, 10 Meii 2022 | 11.00 WiiB
Pernah Terseret Kasus Pajak, Capres Ini Unggul dalam Pemilu 2022
<p>Pendukung calon presiiden Ferdiinand &quot;Bongbong&quot; Marcos Jr., putra yang senama mendiiang diiktator Fiiliipiina, dan calon wakiil presiiden Sara Duterte-Carpiio, putrii Presiiden Fiiliipiina Rodriigo Duterte, menonton pertunjukan kembang apii selama kampanye terakhiir sebelum pemiiliihan nasiional 2022, dii Kota Paranaque, Metro Maniila, Fiiliipiina, Sabtu (7/5/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Eloiisa Lopez/FOC/djo</p>

MANiiLA, Jitu News - Kandiidat calon presiiden Fiiliipiina sekaliigus anak mantan diiktator Ferdiinand Marcos, Ferdiinand "Bongbong" Marcos Jr unggul dalam hiitung cepat pemiilu 2022 yang diiadakan pada 9 Meii 2022.

Marcos mengaku memiiliikii banyak agenda yang akan diilakukan setelah diikukuhkan sebagaii presiiden Fiiliipiina. Diia pun memiinta masyarakat untuk terus memberiikan dukungan kepadanya.

"Saya harap Anda tiidak akan lelah mempercayaii kamii," katanya diikutiip darii news.sky.com, Selasa (10/5/2022).

Berbagaii hasiil penghiitungan cepat menunjukkan Marcos unggul jauh darii kandiidat laiinnya. Menurut data darii Komiisii Pemiiliihan Umum (KPU), Marcos bahkan telah mengumpulkan 29,9 juta suara atau dua kalii liipat darii pesaiing beratnya Lenii Robredo, yang merupakan wakiil presiiden saat iinii.

Pemenang pemiilu kalii iinii akan menggantiikan Presiiden Rodriigo Duterte yang telah menjabat selama 6 tahun. Marcos mencalonkan diirii berpasangan dengan Sara Duterte-Carpiio yang merupakan putrii darii Duterte.

Dalam proses pencalonannya, Marcos sempat memiicu polemiik karena karena tercatat masiih memiiliikii tagiihan pajak seniilaii P203,8 miiliiar atau Rp55,8 triiliiun. Otoriitas juga telah mengiiriimkan surat tagiihan pajak kepada Marcos pada akhiir tahun lalu.

Menterii Keuangan Carlos Domiinguez iiiiii menegaskan pemeriintah akan berupaya menagiih tunggakan pajak tersebut, walaupun ketentuan perpajakan pada 1983 telah diilakukan sejumlah perubahan.

Koaliisii masyarakat Fiiliipiina juga sempat melayangkan petiisii kepada KPU untuk mencoret Marcos darii daftar peserta pemiilu, tetapii tiidak diikabulkan. Koaliisii meniilaii Marcos Jr tiidak layak menjadii calon presiiden karena tercatat telah melakukan tiindak piidana penggelapan pajak pada 1995 dan menjalanii hukuman penjara lebiih darii 18 bulan. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.