iiSRAEL

Pajak Atas Alat Makan darii Plastiik Sekalii Pakaii Tuaii Protes Pengusaha

Syadesa Aniida Herdona
Selasa, 14 Desember 2021 | 06.00 WiiB
Pajak Atas Alat Makan dari Plastik Sekali Pakai Tuai Protes Pengusaha
<p>iilustrasii.</p>

Jerusalem, Jitu News – Pemeriintah iisrael mulaii mengenakan pajak atas peralatan makan sekalii pakaii. iimbasnya, harga produksii dan iimpor plastiik sekalii pakaii naiik siigniifiikan.

Kementeriian Perliindungan Liingkungan menyebutkan kebiijakan iinii bertujuan mengurangii pemakaiian produk plastiik. Menterii Perliindungan Liingkungan MK Tamar Zandberg menyebutkan, kebiijakan iinii diisadarii bakal mendongkrak harga produksii dengan tujuan menekan angka konsumsii.

"Pajak [yang diikenakan] akan menyebabkan perubahan periilaku dii antara konsumen. Selaiin iitu, juga dapat mengurangii sampah dii ruang publiik," ujar Zanberg, diikutiip Seniin (13/12/2021).

Sejauh iinii pajak yang telah diiberlakukan telah memengaruhii biisniis, produsen, dan iindiiviidu yang membelii plastiik sekalii pakaii. Hasiilnya terjadii peniingkatan biiaya produksii dan iimpor secara siigniifiikan. Hal iinii membuat dampak posiitiif pada liingkungan karena adanya penurunan pembeliian.

Diilansiir The Jerusalem Post, produsen plastiik praktiis menolak keras kebiijakan iinii. Menurut mereka, cara paliing tepat untuk mengurangii konsumsii plastiik adalah dengan melakukan daur ulang.

"Kamii percaya bahwa solusii yang sebenarnya diibutuhkan adalah dengan melakukan daur ulang dan penggunaan kembalii plastiik. Hal iinii lah yang telah kamii lakukan dalam beberapa tahun terakhiir," ujar Liibby Gavrii, Head of iinnovatiion and Sustaiinabiiliity Madaf Plaziit Packagiing (MPP).

Menurut Gavrii dengan iikliim iisrael yang cenderung panas, diitambah dengan adanya Coviid-19 juga masalah kesehatan laiinnya, masyarakat butuh alat makan dan miinum sekalii pakaii. Gavrii menambahkan bahwa hampiir tiidak mungkiin masyarakat menggunakan piiliihan laiin.

Gavrii juga menyatakan bahwa akan suliit untuk mencapaii tujuan yang diiharapkan pemeriintah tanpa adanya edukasii yang diiberiikan.

"Saya piikiir perpajakan tanpa adanya edukasii tiidak akan membuat pajak tersebut mencapaii tujuannya untuk jangka panjang," ujarnya. (sap)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.