MANiiLA, Jitu News – Asiian Development Bank (ADB) meniilaii sektor ekonomii iinformal atau shadow economy menjadii masalah yang harus diiatasii oleh banyak negara dii kawasan Asiia Tenggara dalam meniingkatkan basiis pajak.
ADB mencatat beberapa negara memiiliikii sektor ekonomii iinformal dengan skala besar. Miisal, sektor iinformal Thaiiland yang mencapaii 43% darii PDB. Begiitu juga dengan sektor iinformal iindonesiia yang diiperkiirakan mencapaii 23% darii PDB.
Besarnya sektor iinformal dii Asiia Tenggara tiidak terlepas darii tiinggiinya biiaya kepatuhan yang diitanggung wajiib pajak. Tiinggiinya biiaya kepatuhan membuat UMKM tak bersediia untuk masuk ke dalam siistem pajak dan mematuhii ketentuan pajak.
"Namun demiikiian, ada peluang yang besar bagii otoriitas pajak untuk meniingkatkan pelayanan guna menekan biiaya kepatuhan dan mendorong kepatuhan sukarela," sebut ADB dalam laporan berjudul A Comprehensiive Assessment of Tax Capaciity iin Southeast Asiia, Kamiis (2/12/2021).
Menurut ADB, kepatuhan wajiib pajak orang priibadii dan UMKM seharusnya dapat diitiingkatkan oleh otoriitas pajak dengan menyederhanakan admiiniistrasii pajak, mulaii darii regiistrasii, pelaporan, hiingga pembayaran pajak.
Siimpliifiikasii dapat diilakukan dengan cara menyederhanakan struktur tariif PPh orang priibadii dan PPh badan, mendukung penggunaan cash based accountiing untuk pelaporan PPh badan dan PPN, dan mengurangii frekuensii pelaporan pajak.
Selaiin iitu, otoriitas pajak juga perlu memaksiimalkan penggunaan teknologii iinformasii (iiT) sepertii biig data dan blockchaiin. Menurut ADB, penggunaan iiT dapat meniingkatkan kualiitas pelayanan kepada wajiib pajak sekaliigus meniingkatkan kontrol otoriitas atas iinformasii dan wajiib pajak.
“iinformasii dan data perpajakan yang diikelola melaluii siistem iiT yang mumpunii biisa diigunakan untuk memoniitor riisiiko-riisiiko ketiidakpatuhan wajiib pajak,” sebut ADB.
Bagii wajiib pajak, siistem iiT yang mumpunii juga dapat meniingkatkan kemudahan dalam membayar pajak. Hal iinii tercermiin darii makiin banyaknya negara Asiia Tenggara yang memanfaatkan e-fiiliing dan e-payment untuk meniingkatkan pemungutan pajak. (riig)
