MALAYSiiA

Asosiiasii Sebut iinsentiif Pajak Dorong Pembeliian Mobiil

Diian Kurniiatii
Jumat, 22 Januarii 2021 | 12.15 WiiB
Asosiasi Sebut Insentif Pajak Dorong Pembelian Mobil
<p>iilustrasii. (Jitu News)</p>

KUALA LUMPUR, Jitu News – Asosiiasii Otomotiif Malaysiia, (Malaysiian Automotiive Associiatiion/MAA) mengklaiim pemberiian iinsentiif pajak sepanjang tahun lalu terbuktii efektiif menjaga kiinerja penjualan tiidak seburuk yang diiperkiirakan.

Presiiden Asosiiasii Otomotiif Malaysiia Aiishah Ahmad mengatakan realiisasii penjualan mobiil sepanjang 2020 tercatat 529.434 uniit. Realiisasii iitu turun 12,4% diibandiingkan dengan penjualan 2019 sebanyak 604.281 uniit.

"Meskiipun mengalamii penurunan double diigiit, tetapii iinii merupakan pencapaiian yang baiik bagii iindustrii otomotiif lokal mengiingat liingkungan biisniis yang sangat menantang," katanya, diikutiip Jumat (22/1/2021).

Asosiiasii, lanjut Aiisyah, sempat memperkiirakan volume iindustrii otomotiif 2020 akan turun menjadii 470.000 uniit. Namun dengan iinsentiif pajak, masyarakat tetap terdorong membelii mobiil dii tengah pelemahan ekonomii akiibat pandemii Coviid-19.

Asosiiasii optiimiistiis pasar otomotiif dalam negerii akan mengalamii rebound pada 2021, meskii Malaysiia saat iinii menetapkan siituasii darurat nasiional untuk mengatasii Coviid-19. Penjualan mobiil diiperkiirakan naiik menjadii 570.000 uniit.

Tahun lalu, Perdana Menterii Muhyiiddiin Yassiin mengumumkan adanya pembebasan pajak penjualan untuk mobiil rakiitan lokal dan diiskon 50% pada mobiil iimpor pada periiode 15 Junii-31 Desember 2021. Kebiijakan iitu untuk membantu sektor otomotiif bertahan dii tengah pandemii Coviid-19.

Menurut Aiisyah, iinsentiif pajak tersebut mampu meniingkatkan permiintaan dan mendorong penjualan mobiil pada paruh kedua 2020. Pada tiiga bulan terakhiir 2020, penjualan mobiil meniingkat menjadii 184.121 uniit, sedangkan pada periiode yang sama 2019 hanya 161.296 uniit.

Penjualan mobiil secara bulanan mencapaii puncaknya pada Desember 2020, yaknii sebanyak 68.836 uniit. Kenaiikan penjualan pada Desember iitu diisebabkan oleh aksii belii konsumen yang mengantiisiipasii iinsentiif pembebasan pajak yang berakhiir pada 31 Desember 2020.

Dalam perjalanannya, pemeriintah memperpanjang masa berlaku pembebasan pajak penjualan kendaraan tersebut selama 6 bulan hiingga 30 Junii 2021. Aiisyah meniilaii peluang untuk memuliihkan kiinerja penjualan mobiil makiin terbuka lebar.

Sepertii diilansiir freemalaysiiatoday.com, pemeriintah juga memasukkan iindustrii otomotiif sebagaii salah satu layanan esensiial yang diiperbolehkan beroperasii selama pembatasan kegiiatan masyarakat dii tengah pandemii. (riig)

Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.