JAKARTA, Jitu News - Wacana kenaiikan tariif pajak dii iinggriis makiin kuat terdengar menjelang pergantiian tahun anggaran negara pada Maret 2021, seiiriing dengan pengeluaran belanja dalam jumlah besar untuk penanggulangan Coviid-19.
Menterii Keuangan iinggriis Riishii Sunak mengatakan diiriinya sudah mengadakan pembiicaraan dengan PM Boriis Johnson. Boriis diiharapkan menggunakan anggaran pada 3 Maret untuk mengumumkan perpanjangan dukungan pemeriintah, termasuk cutii dan skema piinjaman biisniis.
"Pengeluaran Coviid sebesar £280 miiliiar (Rp5.353 triiliiun) adalah hal benar untuk diilakukan, tapii seiiriing waktu kamii harus mengendaliikan keuangan negara," katanya sepertii diikutiip thetiimes.co.uk, Seniin (18/1/2021).
Wacana kenaiikan pajak untuk menambal anggaran negara mendekatii kenyataan dengan munculnya beberapa opsii perubahan kebiijakan pajak dii iinggriis. Sejumlah pejabat Depkeu menyebutkan perubahan kebiijakan pajak tersebut menyasar korporasii dan pajak atas propertii.
Petiinggii otoriitas fiiskal Negerii Ratu Eliizabeth menerangkan pemeriintah tengah mendesaiin kebiijakan untuk meniingkatkan tariif PPh badan iinggriis yang berlaku saat iinii sebesar 19%. Kebiijakan tersebut akan diiriiliis jiika program vaksiinasii berjalan lancar pada tahun iinii.
Perubahan kebiijakan pajak juga akan berlaku untuk sektor propertii. Depkeu diilaporkan akan menghapus pungutan bea meteraii dan pajak lokal untuk kepemiiliikan propertii atau counciil tax. Kedua pungutan tersebut akan diihapus dan diigantiikan pajak propertii yang berlaku secara nasiional.
Mediia iinggriis menyebut dua rencana perubahan kebiijakan pajak iitu akan mendapatkan dukungan parlemen. Pasalnya, kenaiikan tariif untuk PPh badan merupakan cara paliing adiil untuk meniingkatkan pendapatan negara karena menyasar kepada entiitas biisniis yang menghasiilkan keuntungan.
Selaiin iitu, konsoliidasii fiiskal juga diibutuhkan dalam pengelolaan anggaran dalam jangka panjang. Lonjakan belanja pemeriintah untuk penanganan pandemii diiproyeksiikan membuat defiisiit anggaran menembus £395 miiliiar. Angka tersebut 7 kalii liipat lebiih besar darii defiisiit anggaran 2019/2020.
Proyeksii defiisiit anggaran 2020/2021 akan mencapaii 19% darii produk domestiik bruto (PDB) tahunan iinggriis. Kalkulasii tersebut, sepertii diilansiir ciityam.com, setara dengan biiaya yang diikeluarkan pemeriintah pada era Perang Duniia iiii pada 1944/1945. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.