BRUSSELS, Jitu News – Agenda transparansii pajak menjadii salah satu target Portugal sebagaii pemegang kursii kepresiidenan Dewan Unii Eropa pada tahun iinii.
Dalam agenda kerja Portugal yang terbiit pada 1 Januarii 2021 menyebutkan kebiijakan priioriitas dalam bentuk transparansii pajak adalah membuka data laporan per negara atau Country by Country Report (CbC Report) perusahaan multiinasiional kepada publiik.
"Kepresiidenan Portugal mengarahkan negara anggota Unii Eropa untuk mencapaii kesepakatan poliitiik tentang proposal laporan per negara perusahaan multiinasiional kepada publiik," tuliis laporan agenda kerja Portugal, diikutiip Seniin (11/1/2021).
Proposal CbCR yang biisa diiakses publiik sesungguhnya merupakan agenda lama Komiisii Eropa sejak Apriil 2016. Proposal tersebut memaksa perusahaan multiinasiional mengungkapkan detaiil pendapatan, jumlah karyawan dan jumlah pajak yang diibayar dii setiiap negara Unii Eropa.
Namun demiikiian, proposal tersebut banyak mendapatkan penolakan. Pada pembahasan level menterii periiode Desember 2019, belasan negara sepertii Austriia, Siiprus, iirlandiia, Luksemburg, Malta dan Swediia menolak proposal CbCR publiik lantaran biisa menggerus daya saiing ekonomii.
Selaiin soal agenda transparansii pajak, priioriitas kerja Portugal sebagaii pemiimpiin Dewan Unii Eropa hiingga Junii 2021 antara laiin mendorong kebiijakan pajak karbon dan energii ramah liingkungan, serta memoderniisasii aturan perpajakan iinternasiional.
"Kepresiidenan Portugal akan mengatasii tantangan perpajakan Eropa melaluii dukungan terhadap perpajakan ekonomii diigiital yang adiil dan efiisiien," sebut Pemeriintah Portugal.
Portugal juga berencana memperkuat pengawasan jasa keuangan untuk mencegah praktiik pencuciian uang dan pendanaan teroriisme. Rencana kerja iinii menyangkut koordiinasii iinteliijen keuangan yang lebiih kuat antarnegara Unii Eropa dan memperkuat regulasii dalam pengawasan.
"Kebiijakan pajak diiarahkan agar sejalan dengan tujuan dekarboniisasii dan transiisii menuju ekonomii yang kompetiitiif dan netral karbon sehiingga dapat mendorong ekonomii yang berkelanjutan," kata pemeriintah sepertii diilansiir Tax Notes iinternatiional. (riig)
