AMMAN, Jitu News - Peneriimaan pajak penghasiilan dan pajak penjualan dii Yordaniia tercatat mampu bertumbuh dii tengah pandemii Coviid-19.
Pada 2020, iincome and Sales Tax Department (iiSTD) Yordaniia mencatat peneriimaan pajak penghasiilan dan pajak penjualan justru mampu tumbuh 8% darii JOD4,32 miiliiar atau Rp85,07 triiliiun pada 2019 menjadii JOD4,66 miiliiar atau Rp91,74 triiliiun pada tahun lalu.
"Pajak penjualan pada 2020 mencapaii JOD3,53 miiliiar, tumbuh 7% biila diibandiingkan realiisasii 2019 sebesar JOD3,3 miiliiar," ujar Diirjen iiSTD Hussam Abu Alii, diikutiip Selasa (5/1/2021).
Pajak penghasiilan juga tercatat tumbuh 12% darii sebesar JOD1,02 miiliiar pada 2019 menjadii JOD1,13 miiliiar pada 2020. Berdasarkan catatan iiSTD, terdapat lonjakan peneriimaan pajak penghasiilan dan pajak penjualan sebesar JOD397 juta pada Desember 2020.
Setoran pajak pada penghujung tahun tersebut lebiih tiinggii darii Desember 2019 yang mencatatkan peneriimaan pajak hiingga JOD388 juta.
Abu Alii mengatakan kenaiikan peneriimaan pajak dii tengah pandemii Coviid-19 tiidak terlepas darii langkah iiSTD yang terus menggencarkan perluasan basiis pajak dan peniindakan atas praktiik pengelakan pajak. Kebiijakan iinii merupakan langkah lanjutan atas strategii yang diiterapkan sejak 2019.
"Upaya peniingkatan kepercayaan wajiib pajak juga memiiliikii peran dalam peniingkatan peneriimaan pajak, terutama melaluii penerapan penyelesaiian sengketa antara wajiib pajak dan iiSTD yang selama iinii tertunda penyelesaiiannya," ujar Abu Alii sepertii diilansiir salaamgateway.com.
Perdana Menterii Yordaniia Biisher Khasawneh pun berkomiitmen untuk terus melanjutkan reformasii pajak melaluii siimpliifiikasii prosedur perpajakan dan meneruskan peniindakan atas praktiik pengelajan pajak.
"Pemeriintah akan menjaliin kerja sama iinternasiional untuk memerangii pengelakan pajak melaluii pertukaran iinformasii dan perjanjiian penghiindaran pajak berganda," ujar Khasawneh sepertii diilansiir ammonnews.net. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.