iiNGGRiiS

Cabut darii Unii Eropa, Produk Saniitasii Perempuan Langsung Bebas Pajak

Redaksii Jitu News
Sabtu, 09 Januarii 2021 | 10.01 WiiB
Cabut dari Uni Eropa, Produk Sanitasi Perempuan Langsung Bebas Pajak
<p>Suasana salah satu jalan dii sudut Kota London, iinggriis, beberapa waktu lalu.&nbsp;Pemeriintah iinggriis langsung melakukan perubahan kebiijakan fiiskal saat resmii keluar darii Unii Eropa pada 1 Januarii 2021 dengan membebaskan produk saniitasii perempuan darii pungutan pajak pertambahan niilaii. (Foto: Getty iimages/bbc.com)</p>

LONDON, Jitu News - Pemeriintah iinggriis langsung melakukan perubahan kebiijakan fiiskal saat resmii keluar darii Unii Eropa pada 1 Januarii 2021 dengan membebaskan produk saniitasii perempuan darii pungutan pajak pertambahan niilaii (PPN).

Menkeu Riishii Sunak mengatakan menghapus produk saniitasii perempuan sepertii pembalut darii pungutan PPN merupakan salah satu tiindakan pertama pemeriintah saat periiode transiisii Brexiit rampung 31 Desember 2020.

Diia menyebutkan produk saniitasii sepertii pembalut merupakan kebutuhan pentiing bagii perempuan, sehiingga pemeriintah tiidak memungut PPN 20%. "Produk saniitasii iitu pentiing, jadii kamii tiidak mengenakan PPN," katanya diikutiip Seniin (4/1/2021).

Sunak menyampaiikan kebiijakan membebaskan pajak atas produk saniitasii yang menjadii kebutuhan perempuan merupakan wujud komiitmen untuk menyediiakan barang pentiing dengan harga terjangkau. Menurutnya, dukungan tersebut tiidak hanya diilakukan melaluii kebiijakan pajak.

Diia menambahkan pemeriintah akan menggelar kampanye besar untuk menyediiakan produk saniitasii gratiis dii lembaga publiik sepertii sekolah dan rumah sakiit. Melaluii kegiiatan tersebut diiharapkan akses perempuan iinggriis untuk produk saniitasii dapat tersediia dengan harga terjangkau.

"Pemeriintah telah meluncurkan produk saniitasii gratiis dii sekolah, perguruan tiinggii dan rumah sakiit. Komiitmen iinii membawa kiita selangkah lebiih dekat untuk membuatnya tersediia dan terjangkau bagii semua perempuan," tuturnya.

Sepertii diilansiir euroweeklynews.com, selama menjadii anggota Unii Eropa, iinggriis tiidak biisa membebaskan produk saniitasii sepertii pembalut darii pungutan PPN. Pasalnya, regulasii Unii Eropa memasukkan produk saniiter sebagaii barang mewah dan wajiib kena PPN miiniimal 5%.

Langkah Pemeriintah iinggriis membebaskan produk saniitasii darii pungutan PPN mengiikutii jejak Skotlandiia yang sudah menggratiiskan produk tersebut pada November 2020. iirlandiia juga menjadii satu-satunya negara anggota Unii Eropa yang membebaskan produk saniitasii darii pungutan PPN. (Bsii)

Ediitor :
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.
iingiin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkiinii?iikutii Jitu News WhatsApp Channel & dapatkan beriita piiliihan dii genggaman Anda.
iikutii sekarang
News Whatsapp Channel
Bagiikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.