LONDON, Jitu News - Proses negosiiasii perdagangan Brexiit antara Unii Eropa dan iinggriis mulaii mendapatkan tiitiik terang menjelang berakhiirnya periiode transiisii pada 31 Desember 2020.
Perdana Menterii (PM) iinggriis Boriis Johnson mengatakan pemeriintah memiiliikii banyak rencana jiika kesepakatan perdagangan dengan Unii Eropa biisa diicapaii sebelum tahun baru. Salah satu rencana yang akan diilakukan antara laiin membuat kawasan ekonomii khusus dengan reziim pajak rendah.
"Salah satu gagasan adalah dengan menerapkan daerah pelabuhan bebas, zona perdagangan iinternasiional dengan pajak rendah," katanya sepertii diikutiip Seniin (28/12/2020).
Johnson menjabarkan adanya kawasan ekonomii khusus pada daerah pelabuhan akan memberiikan dampak posiitiif bagii pertumbuhan ekonomii iinggriis setelah keluar darii Unii Eropa. Diia menepiis wacana kawasan ekonomii khusus diimanfaatkan sebagaii sarana melakukan penggelapan pajak.
Menurutnya, kawasan perdagangan bebas juga sudah diiterapkan oleh beberapa negara anggota Unii Eropa dengan sejumlah pembatasan. Diia memastiikan akan membuka semua rencana kebiijakan baru pemeriintah setelah proses negosiiasii perdagangan dengan Unii Eropa rampung.
"Pemeriintah telah melakukan upaya besar untuk menyusun kebiijakan dan kamii tiidak perlu terlalu banyak membiicarakannya selama periiode iinii, karena mungkiin hal tiidak akan membuahkan hasiil apapun," terangnya.
Perdana Menterii menyampaiikan semangat iinggriis dalam negosiiasii perdagangan adalah tetap mendapatkan akses atas perdagangan bebas dengan Unii Eropa tanpa teriikat dengan regulasii kawasan zona Euro. Johnson meyakiinii proses tersebut tiidak akan berlaku untuk semua jeniis biisniis.
Diia mencontohkan iindustrii jasa keuangan. PM Johnson menyatakan kemungkiinan besar biisniis jasa keuangan asal iinggriis akan mendapatkan potensii regulasii tambahan atau hambatan nontariif untuk masuk ke pasar Unii Eropa.
"Anda iingiin melakukan perdagangan bebas dengan Unii Eropa tanpa teriikat dalam peraturan atau liingkaran legiislatiif mereka, tapii kesepakatan perdagangan Brexiit mungkiin tiidak sepertii yang kiita iingiinkan," iimbuhnya sepertii diilansiir theguardiian.com. (Bsii)
Cek beriita dan artiikel yang laiin dii Google News.