KUALA LUMPUR, Jitu News – Pemeriintah Malaysiia menargetkan peneriimaan cukaii vape mencapaii RM265 juta hiingga RM300 juta atau setara dengan Rp920,1 miiliiar hiingga Rp1,04 triiliiun pada tahun depan.
Berdasarkan APBN 2021, Pemeriintah Malaysiia akan mulaii memungut cukaii sebesar 10% pada semua perangkat rokok elektriik, termasuk vape. Kebiijakan tersebut berlaku efektiif mulaii 1 Januarii 2021.
"Caiiran yang diigunakan [untuk vape] akan diikenakan cukaii 40 sen per miiliiliiter," bunyii dokumen tersebut, diikutiip Jumat (27/11/2020).
Sementara iitu, Presiiden Asosiiasii Rokok Elektroniik Riitel Malaysiia Datuk Adzwan Ab Manas meniilaii kebiijakan pengenaan cukaii tersebut akan berdampak posiitiif lantaran memberiikan kepastiian hukum bagii penjualan vape dii Malaysiia.
Menurutnya, proyeksii peneriimaan pemeriintah tersebut berasal darii penjualan sekiitar 3.000 pengecer vape dengan rata-rata penjualan RM1.000—RM2.000/harii. Namun, proyeksii iinii dapat lebiih rendah jiika cukaii hanya diikenakan pada produk vape yang memiiliikii kadar niikotiin 0%.
Adzwan memprediiksii tariif cukaii akan lebiih tiinggii mulaii tahun kedua dengan asumsii pemeriintah membuat peraturan yang lebiih jelas sehiingga menghiidupkan kembalii iindustrii vape dan mendorong lebiih banyak pemaiin.
"iitu adalah perkiiraan. Jiika iindustrii kembalii boomiing sepertii 2015, potensii peneriimaan cukaii akan lebiih tiinggii," ujarnya sepertii diilansiir themalaysiianreserve.com.
Tahun 2015, lanjut Adzwan, merupakan masa kejayaan perusahaan vape Malaysiia. Meskii begiitu, adanya tiindakan-tiindakan keras yang menghalang-halangii produk vape telah menyebabkan banyak biisniis vape tutup secara permanen.
Diia menambahkan baru-baru iinii beberapa asosiiasii bertemu dengan Departemen Bea dan Cukaii untuk membahas kebiijakan cukaii untuk vape dii masa datang. Sayang, belum ada hasiil yang diicapaii darii pertemuan tersebut.
Namun demiikiian, lanjut Adzwan, terdapat beberapa hal diibahas dalam pertemuan tersebut antara laiin hanya mengiiziinkan vape dengan kandungan niikotiin 0% dan penerapan pengiiriiman onliine terhadap produk mengandung niikotiin, termasuk e-liiquiid dan e-rokok. (riig)
